Akurat

Dukung Trump, Elon Musk Kucurkan Dana Kampanye Rp1,16 Triliun

Demi Ermansyah | 18 Oktober 2024, 15:41 WIB
Dukung Trump, Elon Musk Kucurkan Dana Kampanye Rp1,16 Triliun

AKURAT.CO Elon Musk telah menginvestasikan USD75 juta (sekitar Rp1,16 triliun) ke dalam Political Action Committee (PAC) Amerika yang ia dirikan awal tahun ini, menjadikannya salah satu donatur politik terbesar. Dana ini sebagian besar mendukung kampanye Donald Trump.

America PAC menggunakan dana tersebut untuk mendanai kegiatan kampanye Trump di berbagai negara bagian, bertujuan meningkatkan jumlah pemilih untuk mantan presiden dan Partai Republik (GOP) di daerah-daerah pemilihan penting yang dapat membantu GOP mendapatkan mayoritas di DPR AS.

PAC ini juga mengalokasikan anggaran untuk kampanye iklan digital, beberapa di antaranya ditujukan kepada kaum muda, guna menarik mereka ke tempat pemungutan suara sebagai upaya untuk menandingi dukungan kandidat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, di kalangan pemilih perempuan. Musk menjadi satu-satunya donatur untuk America PAC, dengan tujuh sumbangan yang diberikan antara 3 Juli hingga 5 September, seperti tercatat dalam laporan ke Komisi Pemilihan Umum Federal terbaru.

Baca Juga: Robot Tesla Optimus Curi Perhatian dengan Pakaian Unik di Acara Elon Musk

Kelompok ini telah menghabiskan USD72 juta, menyisakan USD4 juta untuk memulai Oktober. Sebagian besar dana, USD68,5 juta, digunakan untuk mendukung kampanye Trump. America PAC juga beriklan di X—platform media sosial milik Musk—untuk mencari juru kampanye dengan bayaran hingga USD30 per jam. PAC ini menyatakan bahwa mereka mendukung kandidat yang mendukung isu-isu seperti keamanan perbatasan, keselamatan publik, dan kebebasan berbicara.

Langkah ini memperlihatkan bagaimana Musk memperluas pengaruh politiknya, menjangkau calon presiden dan anggota Kongres di masa depan. Perusahaan-perusahaan milik Musk memiliki kontrak federal bernilai miliaran dolar, sementara secara pribadi ia menentang beberapa kebijakan pemerintah.

Selain itu, Musk menyumbang USD1 juta kepada Early Vote Action PAC, PAC kecil yang dipimpin oleh aktivis konservatif Scott Presler, yang berfokus pada pendaftaran pemilih baru dan membawa mereka ke TPS. Dengan kekayaan bersih mencapai USD241 miliar, Musk sebelumnya memberikan sedikit kontribusi kepada kandidat federal hingga pemilu kali ini.

Musk semakin lantang mendukung Trump, menggunakan platform media sosial X untuk mempromosikan mantan presiden tersebut dan memperkuat narasi Trump dengan menyalahkan imigran atas meningkatnya kekerasan. Akun X milik Musk terhubung dengan America PAC, dan profilnya menunjukkan bahwa pengguna harus membaca unggahannya "untuk memahami mengapa saya mendukung Trump sebagai Presiden."

Trump mengundang Musk untuk tampil bersamanya di sebuah rapat umum pada 5 Oktober, menyebut Musk sebagai "orang yang luar biasa." Acara tersebut diadakan di Pennsylvania, lokasi di mana Trump mengalami insiden upaya pembunuhan pada Juli lalu. Malam itu, Musk secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Trump melalui X.

Dalam unggahan di X pada Rabu pagi, Musk mengumumkan bahwa ia akan memberikan pidato di Pennsylvania secara gratis, tetapi hanya bagi mereka yang sudah memilih di Pennsylvania dan menandatangani petisi America PAC yang mendukung kebebasan berbicara dan hak untuk memegang senjata.

Trump menyatakan bahwa jika ia memenangkan Pemilu, ia akan meminta Musk bergabung dalam pemerintahannya, memimpin upaya pengurangan pemborosan pemerintah dalam lembaga yang dijuluki Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), merujuk pada mata uang kripto yang didukung oleh Musk.

Para donatur besar memainkan peran penting dalam mendukung Trump, yang tertinggal jauh dari Harris dalam hal penggalangan dana. Menurut data dari AdImpact, Harris telah mengungguli Trump dalam pengeluaran kampanye di tujuh negara bagian kunci sejak Hari Buruh. Harris menghabiskan USD314 juta untuk media, sementara Trump hanya mengeluarkan USD173 juta.

Keunggulan finansial Harris juga memungkinkan pembukaan lebih dari 330 kantor lapangan yang dikelola oleh lebih dari 2.000 staf untuk menjalankan operasi mobilisasi pemilih. Dengan selisih jajak pendapat yang sangat tipis Trump unggul tipis 0,7% dalam rata-rata jajak pendapat negara bagian kunci menurut Real Clear Politics besarnya dana kampanye yang dikeluarkan dapat menjadi faktor penentu kemenangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.