Akurat Logo

Tahun Pemilu, Pemerintah Minta Investor Tetap Investasi di RI karena Ini

M. Rahman | 6 Desember 2023, 23:09 WIB
Tahun Pemilu, Pemerintah Minta Investor Tetap Investasi di RI karena Ini

AKURAT.CO Pemerintah meminta investor tetap berinvestasi di tengah pemilu 2024 dan tidak bersikap menunggu atau wait and see. Pasalnya, prospek perkonomian Indonesia tahun 2024 dinilai begitu cerah.

Asisten Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian, Andriansyah mengatakan, pemerintah telah melakukan banyak hal guna memitigasi risiko global serta agar risk appetite investor tetap terjaga.

Lebih spesifik, pemerintah menerapkan 8 strategi tersebut antara lain kemudahan berusaha dan peningkatan investasi, penguatan daya beli dan pengendalian inflasi, penguatan daya saing dan nilai tambah industri, serta mendorong ekspor dan menjaga resiliensi sektor eksternal.

Baca Juga: Riset: Investor RI Ubah Strategi Investasi Ke Instrumen Berkelanjutan dan Private Assets

"Strategi berikutnya pemberdayaan UMKM, peningkatan produktivitas SDM, pemerataan pembangunan dan konektivitas, serta peningkatan kerja sama internasional," kata Adriansyah di sela Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2024 dipantau secara daring, Rabu (6/12/2023).
 
 
 
Ditambahkan, untuk meningkatkan ekspor sendiri ada tiga kebijakan yang diambil yakni Keppres 24/2023 tentang Satgas Peningkatan Ekspor Nasional, PP 38/2023 tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor SDA dan perluasan implementasi LCT atau local currency transaction.
 
"Investor bisa tetap berinvestasi pada sektor-sektor yang memberikan keuntungan dalam jangka pendek karena ditopang oleh perhelatan pemilu, seperti sektor makanan, minuman, tekstil, dan pakaian," imbuh Adriansyah.
 
Adriansyah juga memastikan investor bisa tetap berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang pembangunannya akan terus berlanjut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahu 2023 tentang IKN serta dalam peta jalan yang telah dibentuk.
 
Menurutnya, sekalipun perekonomian global dalam tren pelemahan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun pemilu 2024 masih prospektif di kisaran 5,2%, yang didukung perekonomian mitra dagang seperti India dan negara-negara Asean yang juga diramal akan tetap tumbuh pada 2024 dan berpotensi menopang kinerja ekspor nasional.
 
"Fundamental perekonomian kita relatif lebih baik dibandingkan negara peers. Kita melakukan ranking negara kita dibandingkan peers, kita masih lebih baik," kata Adriansyah.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa