Akurat Logo

Defisit Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal III-2023 Susut Jadi USD1,5 M

Aris Rismawan | 21 November 2023, 12:46 WIB
Defisit Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal III-2023 Susut Jadi USD1,5 M

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III-2023 terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, hal tersebut tercermin dari perbaikan yang signifikan dengan mencatat defisit USD1,5 miliar atau lebih rendah dibandingkan dengan defisit kuartal sebelumnya sebesar USD7,4 miliar.

“Ini tercermin dari catatan NPI pada kuartal III-2023 lebih kecil dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 7,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS),” kata Erwin dikutip dari laman resmi, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga: BI: Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal II-2023 Defisit USD7,4 Miliar

Erwin juga menjelaskan, bawah NPI pada kuartal III-2023 ini ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan dan transaksi modal dan finansial yang membaik.

“Dengan perkembangan ini, posisi cadangan devisa pada akhir September 2023 tercatat tetap tinggi sebesar USD134,9 miliar atau setara dengan pembiayaan 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ucap Erwin.

Selain itu, kinerja neraca transaksi modal dan finansial (TMF) juga menunjukkan perbaikan yang didukung dari surplus investasi langsung dan investasi lainnya. Neraca TMF pada kuartal III-2023, mencatat defisit USD0,3 miliar setara 0,1% dari Produk Domestik bruto (PDB) Indonesia.

Sehingga dengan perkembangan tersebut, BI menilai kinerja NPI kuartal III-2023 dapat terus menopang ketahanan eksternal Indonesia.

“Ke depannya, Bank Indonesia akan mencermati dinamika perekonomian global yang mampu mempengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait, guna memperkuat ketahanan sektor eksternal,” ungkap Erwin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.