Airlangga: Indonesia Punya Modal Besar Sebagai Negara Maju

AKURAT.CO Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia memiliki modal besar sebagai negara maju dengan memperlihatkan resiliensi dan juga mendapat persepsi yang positif dari berbagai lembaga internasional.
Berbagai indikator ekonomi juga menunjukkan capaian yang baik, seperti PMI Indonesia di bulan Agustus 2023 mencapai 53,9 yang merupakan angka ekspansif dalam 24 bulan berturut-turut.
“Tentu ini prospek positif terhadap ekonomi Indonesia ke depan, prospek yang baik ini menjadi landasan yang kuat untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dalam RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional) 2024-2045,” kata Airlangga yang dikutip pada, Sabtu (16/9/2023).
Lebih merinci, Menko Airlangga menyampaikan sasaran yang ingin dicapai Indonesia di tahun 2045 yakni PDB Nominal sebesar USD9,8 triliun dengan GNI per kapita USD30.300 dan kontribusi manufaktur ditargetkan mencapai 28 persen dengan serapan tenaga kerja sebesar 25,2 persen.
“Indonesia punya modal yang besar untuk mencapai sasaran sebagai bangsa yang maju,” ucap Airlangga.
Selanjutnya, angakatan kerja yang besar dan masuknya periode bonus demografi serta ekonomi digital Indonesia yang mencangkup 40 persen dari transaksi ekonomi digital di ASEAN yang diprediksi tumbuh 5 kali lipat di tahun 2030 merupakan salah satu modal besar Indonesia sebagai negara maju.
Selain itu, upaya mencapai Visi Indonesia Emas 2045, Menko menjelaskan beberapa hal yang perlu dilakukan yakni penyiapan SDM yang berkualitas, peningkatan digitalisasi, serta meningkatkan nilai tambah komoditas melalui industrialisasi dan hilirasi.
“Program kartu prakerja yang didorong untuk penyiapan SDM berkualitas sudah diikuti sebanyak 17,7 juta masyarakat sejak 2020. Berbagai program pengembangan digital talent, termasuk melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Nongsa Digital Park Batam juga terus dimaksimalkan,” ungkap Airlangga.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai










