7 Fokus Kementerian Perdagangan Pada Priority Economic Deliverables

AKURAT.CO Setelah merilis 16 Priority Economic Deliverables (PED), pada 20 Januari lalu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui akun Instagram resminya kembali rincikan 7 Priority Economic Deliverables (PED) pada keketuan Indonesia dalam ASEAN 2023.
Dilansir dari laman Instagram resmi @kemendag, Rabu (25/1/2023), Indonesia resmi merilis 7 Priority Economic Deliverables (PED). Kemendag yang akan membawahi 7 PED tersebut, yang merupakan bagian dari 16 PED ASEAN 2023 untuk dicapai pada keketuaan Indonesia tahun 2023.
Apa saja 7 fokus Kementerian Perdagangan pada Priority Economic Deliverables (PED)? Simak informasi berikut ini.
7 PED yang berada dibawah kewenangan Kementerian Perdagangan pada ASEAN 2023:
1. ASEAN Services Facilitation Framework (ASFF).
Tujuan, penyelesaian negosiasi ASFF pada pertemuan AEM ke-55
2. Penandatanganan the 2nd Protocol to Amend the Agreement Establishing the AANZFTA (ASEAN-Australia-Selandia Baru)
Tujuan, penandatangan protokol kedua untuk mengamendemen persetujuan terbentuknya persetujuan AANZFTA pada Agustus 2023.
3. Pembentukan RCEP Support Unit di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Indonesia
Tujuan, pendirian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Support Unit di Sekretariat ASEAN pada tahun 2023 sebagai embrio Sekretariat RCEP yang independen.
4. ASEAN Industrial Project-Based Initiatives
Tujuan:
- Penyusunan studi untuk indentifikasi proyek dan kerangka kerja implementasi proyek pada sektor yang telah ditentukan.
- Penandatanganan Lol untuk proyek yang sudah ditentukan pada akhir 2023.
5. Implementasi Penuh e-Form Melalui ASEAN Single Window
Tujuan, mempercepat proses implementasi e-Form D secara penuh di antara seluruh negara anggota ASEAN dalam rangka mendorong fasilitas dan pertumbuhan perdagangan intra-ASEAN.
6. Leaders' Statement untuk Mengembangkan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA)
Tujuan, finansial Leaders' Statement dan framework of DEFA.
7. Roadmap of ASEAN Harmonised Standards to Support SDGs Implementation
Tujuan, penyusunan Roadmap ASEAN Harmonized Standards untuk mendukung implementasi SDGs dan sebagai referensi bagi Working Group/Sub Working Group di bawah ACCSQ dalam mengharmonisasi standar internasional.
Keseluruhan prioritas dan deliverables pada ASEAN Chairmanship 2023 tersebut diharapkan juga dapat mendukung dan menjadi implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP) yang merupakan inisiatif Indonesia dalam merespon dinamika di kawasan Indo-Pasifik. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




