AKURAT.CO Pengamat Perpajakan Yustinus Prastowo menyampaikan kabar resmi terkait dirinya yang diangkat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di bidang komunikasi strategis.
"Melalui WA (WhatsApp, red.) ini saya ingin menyampaikan bahwa terhitung 13 April 2020 saya mengemban tugas baru menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani," ujarnya melalui pesan WA yang diterima, Jakarta, Kamis (16/4/2020).
Ia nantinya akan membantu Kementerian Keuangan sekaligus Menteri Keuangan dalam membangun komunikasi dengan stakeholders, terutama terkait kebijakan fiskal.
Menurutnya, tugas baru yang diembannya di masa sulit dan penuh tantangan yang diterimanya tersebut sebagai panggilan untuk berkontribusi dan menyumbangkan segenap daya upaya untuk kebaikan dan perbaikan negara.
"Tentu saja bukan sesuatu yang mudah bagi saya pribadi. Namun demikian, toh saya musti memberanikan diri meneriman tantangan baru ini," lanjutnya.
Menilik perjalanan karirnya, Prastowo sebelumnya dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi perpajakan. Pria kelahiran Yogyakarta itu menempati posisi sebagai Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA).
Dikutip dari laman resmi CITA, Prastowo mengawali karier sebagai abdi negara di Direktorat Jenderal Pajak (1997-2010).
Lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tersebut kemudian terjun sebagai aktivis sosial dan terlibat dalam berbagai kegiatan advokasi dan penelitian, di antaranya bersama perkumpulan Prakarsa, Komisi Anggaran Independen (KAI), Transparency International Indonesia (TII), Indonesia Corruption Watch (ICW), Internasional NGO Forum on Indonesia Development (INFID), Tifa Foundation, Oxform, dan The United States Agency for International Development (USAID).
Pengalaman di dunia konsultan diperoleh saat bergabung sebagi Tax Manager di SF Consulting, Tax Partner di RSM AAJ, dan Senior Advisor di Enforce Advisory. Sejak 2014, ia mendirikan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) sekaligus menjabat sebagai Direktur Eksekutif sebelum akhirnya diangkat sebagai staf khusus oleh Sri Mulyani.
Prastowo juga terlibat dalam kelompok kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Pokja APBN) Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla (2014), menjadi anggota Tim Optimalisasi Penerimaan Perpajakan (TOPP) Kementerian Keuangan (2015), dan sebagai Anggota Penasihat Tim Reformasi Perpajakan serta Tim Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai Kementerian Keuangan sejak Desember 2016. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional





