Sinergi BI dan DPR RI Terjaga, Nilai Tukar di RAPBN 2026 Disepakati Tanpa Panja Khusus

AKURAT.CO Dalam sebuah proses yang berlangsung relatif lancar, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Komisi XI DPR RI menyepakati nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2026 tanpa perlu pembentukan panitia kerja (panja).
Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal positif dari membaiknya komunikasi dan stabilitas politik fiskal-moneter Indonesia.
Nilai tukar yang disepakati berada di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.900 per dolar AS, mengacu pada proyeksi dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).
Kesepakatan tersebut sejalan dengan rentang prediksi BI, yang berada di Rp16.100 hingga Rp16.500.
Baca Juga: Trump Tambah Tarif Negara BRICS 10 Persen, Rupiah Ambruk 54 Poin ke Rp16.239
“Kami tidak membentuk panja karena sudah sepakat di rapat internal. Dan pada rapat kerja hari ini, langsung kami putuskan,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, Senin (7/7/2025).
Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyambut baik keputusan tersebut. Dirinya menegaskan BI siap menjalankan tugasnya dalam menjaga stabilitas moneter, termasuk melakukan intervensi pasar apabila dibutuhkan.
Adapun sejumlah asumsi makro lainnya yang telah disepakati antara DPR dan pemerintah antara lain pertumbuhan ekonomi 5,2–5,8%, inflasi 1,5–3,5%, dan target kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2026.
Baca Juga: Ceban Berapa Rupiah? Pahami Asal-usul dan Nilainya
"Proses penyusunan RAPBN 2026 yang berjalan relatif mulus ini menjadi harapan akan meningkatnya efektivitas belanja negara dan kesiapan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global," tutup Perry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









