LG Hengkang dari Proyek Baterai EV, Kepala BKPM: Sebetulnya Kami Yang Memutus
Camelia Rosa | 24 April 2025, 13:13 WIB

AKURAT.CO Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani buka suara mengenai hengkangnya perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), LG Energy Solution dari proyek baterai mobil listrik di Indonesia.
Hengkangnya LG disayangkan banyak pihaknya karena besarnya nilai investasi pada proyek ini, yang mencapai USD9,8 miliar.
Dijelaskan Rosan, sejatinya pemerintah yang meminta agar LG keluar dari proyek tersebut. Adapun alasannya lantaran pemerintah menilai LG terlalu lama dalam proses negosiasi dibandingkan dengan merealisasikan investasinya.
Bahkan negosiasi tersebut sudah dilakukan selama 5 tahun. Rosan menekankan, permintaan pemerintah itu dilakukan usai Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diketuai oleh Bahlil Lahadlia mengirimkan surat resmi untuk LG pada 31 Januari 2025 lalu.
"Selama ini dikatakan dari sana memutus, sebetulnya lebih tepatnya dari kami yang memutus. Itu berdasarkan surat resmi tertanggal 31 Januari 2025, diterbitkan oleh Kementerian ESDM. Kenapa? Karena memang negosiasi ini berjalan terlalu lama, kita ingin semua berjalan dengan baik dan cepat," tuturnya di sela konferensi pers di Istana Kepresidenan, Rabu (23/4/2025).
Seperti diberitakan sebelumnya, isu mundurnya LG ini pertama kali diungkapkan oleh Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo di Jakarta, Kamis (17/4/2025) lalu.
Kala itu, Dilo hanya mengungkapkan bahwa banyak faktor yang akhirnya membuat negosiasi dengan LG tidak menemui kesepakatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







