AKURAT.CO Menjelang pemberlakuan tarif besar-besaran dari Amerika Serikat (AS), ekspor China melonjak signifikan pada Maret 2025, terutama ke Asia Tenggara.
Ekspor China mencatat lonjakan tajam sebesar 12,4% pada Maret 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, membalikkan penurunan 3% yang terjadi pada Februari.
Kinerja tersebut melampaui seluruh estimasi yang memperkirakan kenaikan rata-rata hanya 4,6%.
Dikutip dari laman Bloomberg, data yang dirilis oleh otoritas bea cukai China pada Senin (14/4/2025) lalu menunjukkan bahwa kenaikan ekspor menjelang penerapan tarif lebih dari 100% oleh pemerintah AS.
Baca Juga: Negosiasi Tarif Trump, 3 Menteri Prabowo Bakal Terbang ke AS
Sehingga kebijakan tersebut memicu banyak perusahaan untuk mempercepat pengiriman atau Frontloading order ke luar negeri sebelum bea masuk baru diberlakukan bulan ini.
Menariknya, kawasan Asia Tenggara menjadi tujuan utama ekspor China, dengan nilai pengiriman ke wilayah tersebut mencapai rekor tertinggi kedua sepanjang sejarah.
Ekspor ke Vietnam dan Thailand bahkan mencetak rekor baru. Di sisi lain, penjualan ke Amerika Serikat melonjak 44% dari bulan sebelumnya dan tumbuh hampir 9% dari tahun lalu.
Namun, di tengah lonjakan ekspor, impor China justru turun 4,3%. Ini menunjukkan melemahnya permintaan domestik, yang menjadi sinyal kekhawatiran atas daya beli masyarakat dan prospek ekonomi domestik.
Menurut Bloomberg Economics, peningkatan ekspor bulan lalu belum mencerminkan dampak penuh dari perang dagang yang semakin memanas.
Baca Juga: Hadapi Tarif Trump, Airlangga: RI Bakal Beli Barang dari AS Sesuai Kebutuhan
“Pembeli AS kemungkinan besar mempercepat pengiriman sebelum tarif baru mulai berlaku,” ujar Ekonom Bloomberg, David Qu.
Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama China yang akan diumumkan pada Rabu (16/4/2025) diperkirakan berada di angka 5,2%.
"Namun, tekanan dari kebijakan tarif AS diperkirakan akan mulai terasa pada kuartal kedua," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan










