Inflasi Jepang Melambat, BoJ Hati-hati soal Suku Bunga
Demi Ermansyah | 23 Maret 2025, 14:55 WIB

AKURAT.CO Inflasi di Jepang akhirnya melambat untuk pertama kalinya dalam empat bulan, didorong oleh kembalinya subsidi pemerintah yang menekan biaya utilitas. Namun, Bank of Japan (BoJ) tampaknya masih akan mempertahankan pendekatan hati-hati dalam kebijakan suku bunganya.
Mengacu kepada laporan dari Kementerian Dalam Negeri yang dikutip dari bloomberg, mencatat bahwa indeks harga konsumen (IHK) inti yang tidak mencakup makanan segar naik 3% pada Februari dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka ini lebih rendah dari kenaikan 3,2% pada Januari, meskipun sedikit lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang memprediksi 2,9%.
Penurunan ini selaras dengan laporan inflasi di Tokyo yang lebih dulu menunjukkan perlambatan akibat subsidi energi. Secara nasional, subsidi ini berkontribusi menekan inflasi sebesar 0,33 poin persentase.
Meskipun ada tanda-tanda perlambatan inflasi, tekanan harga tetap terlihat pada beberapa sektor. Harga konsumen tanpa energi dan makanan segar justru naik 2,6%, laju tercepat dalam satu tahun terakhir. Faktor seperti pelemahan yen, cuaca yang tidak menentu, dan kekurangan tenaga kerja terus memengaruhi harga-harga barang.
Bank sentral Jepang memilih untuk tidak mengubah kebijakan moneternya dalam pertemuan pekan ini dan tetap memantau dampak kenaikan suku bunga pada Januari lalu.
Gubernur BOJ Kazuo Ueda menyebut bahwa ketidakpastian ekonomi global masih tinggi, terutama menjelang keputusan kebijakan perdagangan AS pada April. Dalam proyeksinya, BOJ memperkirakan inflasi inti akan berada di angka 2,7% untuk tahun fiskal ini dan turun menjadi 2,4% tahun depan.
Para analis memprediksi kenaikan suku bunga lanjutan baru akan terjadi pada Juni atau Juli, dengan pola kenaikan bertahap setiap enam bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja









