Diasosiasikan dengan Trump, Saham Emiten Ini Terus Melonjak di China

AKURAT.CO Investor di China mulai mempertimbangkan saham-saham yang namanya mirip dengan frasa calon Presiden AS, Donald Trump "Trump Wins Big" (Trump menang besar) menjelang pemilu presiden AS. Salah satu saham yang menarik perhatian adalah Wisesoft Co, yang dalam bahasa Mandarin disebut "Chuan Da Zhi Sheng."
Bagi penutur Mandarin, nama ini terdengar serupa dengan frasa "Trump menang besar," dan saham ini melonjak hingga batas kenaikan harian selama tiga hari berturut-turut, mencatat kenaikan lebih dari 30% minggu ini, meskipun kondisi pasar saham China cenderung menurun. Wisesoft juga mengalami lonjakan serupa saat Trump memenangkan pemilu pada 2016.
"Nama Wisesoft diasosiasikan dengan kemenangan Trump, sehingga memikat perhatian investor di China," ujar Direktur Chanson & Co, Shen Meng dilansir Bloomberg, Kamis (31/10/2024).
Baca Juga: Musk Janji Pangkas Anggaran Belanja AS USD2 Triliun Jika Trump Menang
Lebih lanjut dirinya menambahkan bahwa peningkatan ini sejalan dengan prediksi pemilu yang memberi sinyal positif bagi Trump. Investor ritel di China sering kali memilih saham berdasarkan homofon atau kata-kata yang terdengar serupa dengan nama atau frasa lain. Contohnya, pada 2023, banyak pedagang ritel mencari saham yang terkait dengan kata "naga" menjelang Tahun Naga dalam kalender China.
Penguatan saham Wisesoft terjadi di tengah meningkatnya peluang Trump dalam pasar prediksi, meskipun jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat dengan calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Namun minat tinggi terhadap saham Wisesoft telah mendorongnya ke wilayah jenuh beli (Overbought) menurut indeks kekuatan relatif 14 hari.
"Secara umum, saham meme di China tidak bertahan lama, sebab investor ritel sering kali membesar-besarkannya." kata Ahli strategi investasi di Global X ETFs, Billy Leung.
Namun, analis memperkirakan lonjakan ini tidak akan bertahan lama karena tidak didukung oleh perubahan fundamental dalam bisnis perangkat lunak dan peralatan Wisesoft. Perusahaan telah mengalami kerugian selama beberapa tahun terakhir, dan untuk sembilan bulan pertama tahun ini, mencatat kerugian bersih sebesar CNY27 juta (Rp59 miliar), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur: Nama Saya Hancur Sehancur-hancurnya
- 10Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji









