Indef: Ketidakstabilan Politik Perlambat Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO Institute for Development of Economics and Finance (Indef), mengungkapkan kekhawatiran mengenai dampak krisis moral terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Ekonom Senior Indef, Didin S. Damanhuri menyoroti bahwa ketidakstabilan politik dan moral dapat mempengaruhi kinerja ekonomi nasional secara signifikan. "Ketidakmampuan dalam menjaga integritas sistem politik telah mengganggu proses legislasi yang penting untuk pembangunan ekonomi," ujar Didin dalam acara Diskusi Publik Indef di Youtube Indef, Senin (19/8/2024).
Kemudian, ia menjelaskan bahwa undang-undang kontroversial seperti Omnibus Law Cipta Kerja dan Undang-Undang Kesehatan belum sepenuhnya memenuhi harapan dari segi proses dan hasil. "Ketika undang-undang ini disahkan tanpa proses legislasi yang memadai, dampaknya akan terasa pada investasi dan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.
Baca Juga: Krisis Moral dan Kepemimpinan Picu Ketidakpercayaan Publik
Selanjutnya, Didin mengatakan bahwa program-program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sering kali tidak dilaksanakan dengan baik, yang berdampak pada ketimpangan sosial dan ekonomi. "Program-program untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sering kali tidak dilaksanakan dengan baik. Ini berdampak pada ketimpangan sosial dan ekonomi," jelasnya.
Lebih lanjut, Didin mengungkapkan bahwa ketidakstabilan politik dan menurunnya tingkat kepercayaan telah menyebabkan keraguan di kalangan investor. Hal ini berdampak negatif pada keputusan investasi mereka, yang pada gilirannya memperlambat pertumbuhan ekonomi.
"Ketidakstabilan politik dan kepercayaan yang menurun membuat investor ragu untuk berinvestasi, yang pada gilirannya memperlambat pertumbuhan ekonomi," kata Didin.
Secara keseluruhan, Didin menggarisbawahi bahwa pemulihan stabilitas ekonomi memerlukan reformasi mendalam dalam sistem politik dan moralitas pemerintahan. "Tanpa perubahan signifikan, tantangan ekonomi akan terus memburuk," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel








