Pemerintah Thailand Kerja Keras Kembalikan Pertumbuhan Ekonomi ke 3 Persen
Demi Ermansyah | 11 Juli 2024, 12:34 WIB

AKURAT.CO Menteri Keuangan Thailand, Pichai Chunhavajira menjelaskan bahwa ekonomi negaranya sedang tidak baik-baik saja, dimana dirinya memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kian memburuk akibat permasalahan struktural.
Meskipun begitu, Pichai mengakui bahwa sampai saat ini pemerintah sedang berupaya keras untuk kembali tingkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 3% di tahun ini. "Pemerintah sedang bekerja keras untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi menjadi 3 persen tahun ini dari proyeksi saat ini sekitar 2,5 persen," kata Pichai Chunhavajira melalui lansiran Reuters.
Thailand merupakan negara dengan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara tersebut dikabarkan tumbuh 1,9% tahun lalu, tertinggal dari rekan-rekan sejawatnya di Asia Tenggara. Di mana ekspor yang kian melemah serta utang rumah tangga dan biaya pinjaman yang tinggi. Rata-rata pertumbuhan ekonomi negara tersebut mencapai 1,73% selama dekade terakhir.
Baca Juga: Susul RI, Thailand Bakal Gabung OECD
"Utang rumah tangga saat ini yang lebih dari 90 persen dari produk domestik bruto perlu segera diatasi di tengah meningkatnya kredit macet," ucapnya.
Meskipun begitu dirinya tetap bangga karena sektor pariwisata mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut data yang dipaparkannya, setidaknya ada sekitar 35 juta wisatawan asing ke negaranya.
"Bahkan di tahun 2019 lalu sebelum adanya pandemi, wisatawan asing yang berkunjung ke Thailand mencapai 40 juta orang," paparnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap bahwa bank sentral dapat mampu melonggarkan peraturan pinjaman terhadap nilai untuk hipotek guna mendukung sektor properti agar lebih berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








