Akurat Logo

Jokowi: Kita Patut Bersyukur Ekonomi dan Politik Indonesia Sangat Stabil

Silvia Nur Fajri | 8 Juli 2024, 12:55 WIB
Jokowi: Kita Patut Bersyukur Ekonomi dan Politik Indonesia Sangat Stabil

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi ketidakpastian global yang signifikan. Faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik, meningkatnya perang dagang, perubahan iklim, perlambatan ekonomi global, dan krisis ekonomi di berbagai wilayah menjadi penyebab utama gejolak ini.

Meskipun demikian, Jokowi menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tetap stabil dan mengalami pertumbuhan yang baik. Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2024 mencapai 5,11%, melebihi angka 5% yang berhasil dipertahankan selama beberapa tahun terakhir.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur ekonomi dan politik Indonesia sangat stabil," ujar Jokowi dalam penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPP TA 2023 dan IHPS II Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

Baca Juga: Kepuasan Kinerja Melonjak Berkat Strategi Jitu Jokowi: Ekonomi Indonesia Solid

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa inflasi di Indonesia juga tetap terkendali. Menurutnya, hal ini berkat koordinasi yang baik antara Bank Indonesia (BI), Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), dan para kepala daerah. 

"Kondisi ini didukung oleh pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan lancar, memberikan modal dasar yang kuat untuk pembangunan negara," tambahnya.

Namun, Jokowi menekankan bahwa untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi dan bersaing dengan negara lain, Indonesia perlu bergerak dengan cepat, lincah, dan taktis. "Kita tidak boleh terjebak pada proses yang berbelit. Kita harus lebih berani untuk fokus pada hasil," tegasnya. 

Ia menyebut bahwa Indonesia harus mampu memanfaatkan setiap peluang sekecil apapun untuk terus maju. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyoroti masalah regulasi yang tidak sinkron dan prosedur birokrasi yang rumit, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

“Izin diganti pertimbangan, izin diganti rekomendasi, sama saja urusannya tetap ruwet, baik di pusat maupun di daerah," katanya. 

Jokowi berharap adanya perbaikan dalam hal ini agar proses perizinan menjadi lebih efisien dan mendukung iklim investasi yang lebih baik di Indonesia. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Jokowi optimis bahwa dengan kerja keras dan koordinasi yang baik, Indonesia akan mampu mempertahankan stabilitas ekonomi dan politiknya, serta terus maju menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.