Tawaran Lelang 7 Seri Surat Utang Negara (SUN) Tembus Rp52,6 T, Oversubscribe 2,19 Kali

AKURAT.CO Pemerintah melaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan hasil yang menggembirakan pada Senin (12/2/2024).
Total penawaran yang masuk mencapai Rp52,63 triliun atau 2,19 kali lebih tinggi (oversubscribe) dari dana yang diambil sebesar Rp24 triliun.
Lelang ini melibatkan 7 seri SUN, yaitu SPN03240515 (new issuance), SPN12250213 (new issuance), FR0101 (reopening), FR0100 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening), dan FR0102 (reopening).
Seri SPN03240515 (New Issuance), nilai yang dimenangkan Rp0,4 triliun dengan kupon diskonto dan jatuh tempo 15 Mei 2024 atau 3 bulan.
Adapun seri SPN12250213 (New Issuance) dengan nilai yang dimenangkan Rp2 triliun dan kupon diskonto, jatuh tempo 13 Februari 2025 atau 1 tahun.
Baca Juga: Tertinggi dalam Sejarah, Transaksi Lelang DJKN Tembus Rp44,34 T di 2023
Sementara seri FR0101 (Reopening) bernilai Rp9,655 triliun dengan kupon 6,875% dan jatuh tempo 15 April 2029. Lalu seri FR0100 (Reopening) bernilai Rp4,65 triliun dengan kupon 6,625% dan jatuh tempo 15 Februari 2034.
Kemudian seri FR0098 (Reopening) bernilai Rp2,2 triliun dengan kupon 7,125% dan jatuh tempo 15 Juni 2038. Selanjutnya seri FR0097 (Reopening) bernilai Rp1,75 triliun dengan kupon 7,125% dan jatuh tempo 15 Juni 2043.
Terakhir seri FR0102 (Reopening) bernilai Rp3,35 triliun dengan kupon 6,875% dan jatuh tempo 15 Juli 2054.
Direktur Surat Utang Negara, DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan mengatakan minat investor dalam lelang SUN ini cukup baik, dengan total incoming bids 2,19 kali dari target indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya.
Investor asing juga menunjukkan minat yang signifikan, dengan total incoming bids mencapai Rp12,35 triliun, meningkat dari lelang sebelumnya.
"Minat investor pada lelang SUN hari ini masih cukup baik dengan total incoming bids mencapai Rp52,63 triliun atau 2,19 kali dari target indikatif yang telah diumumkan sebelumnya," kata Deni dalam keterangan tertulis, Senin (12/2/2024).
Ditambahkan, mayoritas incoming bids investor asing tersebut tertuju pada seri SUN tenor menengah panjang (5 dan 10 tahun), mencapai Rp9,83 triliun atau 79,63% dari total incoming bids investor asing. Secara total, minat investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun, dengan jumlah incoming bids dan awarded bids masing-masing mencapai sekitar 60% dari total.
Kemudian, pemerintah juga memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dengan mempertimbangkan yield SBN di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini. Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2024, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja






