AKURAT.CO Dalam Islam penting peran seorang ibu begitu diagungkan. Ia tak hanya dipandang sebagai sosok yang melahirkan dan merawat anak tetapi juga pilar utama keluarga, sumber pendidikan dan pembentukan karakter, bahkan jembatan menuju surga.
Sejak sebelum kelahiran seorang anak, peran ibu sudah begitu istimewa. Islam mengajarkan untuk memuliakan dan memperhatikan kesehatan ibu hamil.
Bahkan, doa anak yang sholeh untuk kedua orang tuanya pun diutamakan kepada ibu terlebih dahulu. Nabi Muhammad SAW bersabda,
عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ قال : جاء رجل إلى رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ فقال : يا رسول الله : ” من أحق الناس بحسن صحابتي ؟ قال : أمك . قال : ثم من ؟ قال : أمك . قال : ثم من ؟ قال : أمك . قال ثم من ؟ قال : ثم أبوك ” . رواه البخاري ومسلم . وابن ماجه
Artinya; Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Ada seseorang yang datang menghadap Rasulullah dan bertanya, "Ya Rasulallah, siapakah orang yang lebih berhak dengan kebaikanku?" Jawab Rasulullah, "Ibumu." Ia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Jawabnya, "Ibumu." Ia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Jawabnya, "Ibumu." Ia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Jawabnya, "Ayahmu." (Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)
Baca Juga: 7 Rekomendasi Film untuk Hari Ibu, Mengaharukan Cocok Ditonton Bersama Keluarga
Dalam hadis lain Nabi Muhammad Saw berkata:
أَعْظَمُ النَّاسِ حَقّاً عَلَى الْمَرْأَةِ زَوْجُهَا وَأَعْظَمُ النَّاسِ حَقّاً عَلَى الرَّجُلِ أُمُّهُ.
Artinya: "Orang yang paling agung haknya terhadap seorang perempuan adalah suaminya, sedangkan orang yang paling agung haknya terhadap seorang laki-laki adalah ibunya." (HR. Imam Al-Hakim)
Setelah anak lahir, tugas berat sebagai pengasuh dan pendidik dimulai. Islam menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun atau lebih. ASI tak hanya asupan terbaik, tapi juga ikatan batin yang tak ternilai antara ibu dan anak.
Mencintai dan memuliakan ibu tak hanya dianjurkan, tapi juga diwajibkan dalam Islam.
Berbakti kepada ibu, memenuhi kebutuhannya, dan bersikap lembut kepadanya sebagai wujud terima kasih dan penghormatan atas segala pengorbanan dan jasanya.
Namun, keutamaan ibu tak hanya terbatas pada bingkai keagamaan. Peran ibu dalam membangun peradaban tak terbantahkan.
Sosok ibu yang kuat, tangguh dan berpendidikan melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan berkontribusi terhadap kemajuan umat manusia.
Baca Juga: Lirik Lagu Mama Kau Bagai Bintang Dinyanyikan Oleh Romaria, Cocok Dibawakan di Hari Ibu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








