6 Tips Yang Bisa Dilakukan Untuk Memulai Hijrah

AKURAT.CO Hijrah berasal dari bahasa Arab yang berarti berpindah atau berubah.
Hijrah pertama kali yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dengan berhijrah dari Mekkah ke Madinah.
Sedangkan hijrah secara istilah berarti berpindah dari negeri syirik menuju negeri Islam.
Baca Juga: Menilik Peristiwa Hijrah Rasulullah SAW Sebagai Momentum Persatuan Bangsa
Hal ini sebagaimana dikutip dari penjelasan Syekh Muhammad at Tamimi Rahimahullah dalam risalahnya Tsalatsatul Ushul:
"Hijrah adalah berpindah dari negeri syirik menuju negeri Islam". (Syar hal-Ushul Ats-Tsalatsah li Syaikh, ibnu’ Utsaimin). Sedangkan bentuk dari hijrah sendiri ada dua yakni:
- Hijrah tempat yaitu pertama, hijrah yang umum seperti hijrah yang dilakukan dari negeri kafir ke negeri Islam. Kewajiban hijrah ini berlaku sampai hari kiamat. Kedua, hijrah yang khusus, hijrah ini seperti hijrah yang dilakukan Rasulullah saw. dari Mekkah ke Madinah, sehingga saat di Madinah Nabi saw. berhijrah untuk menyebarkan agama Islam di kota Madinah dan tersebarlah Islam di setiap rumah yang ada di Madinah pada saat itu.
- Hijrah maknawi; hijrah ini merupakan hijrah dari kemaksiatan menuju kepada kebaikan dan ketaatan. Hal ini dijelaskan dalam hadis Rasulullah saw. berikut ini: "Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang Allah larang". (HR Bukhari)
Baca Juga: Sejarah Hijrah Nabi di Madinah
Hukum Melakukan Hijrah
Dikutip dari muslim.or.id, ada tiga golongan dalam permasalahan hijrah. Berikut ini golongannya:
- Golongan yang wajib hijrah. Ini dijelaskan dalam surah An-nisa ayat 97; "Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi diri sendiri mereka (para malaikat) bertanya. Bagaimana kamu ini?, mereka menjawab: Kami orang-orang yang tertindas di Bumi (Mekah). Mereka (para malaikat bertanya), bukankah bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah (berpindah-pindah) dua bumi itu?. Maka orang-orang itu tempatnya di neraka jahanam dan (jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali".
- Golongan yang tidak wajib hijrah; golongan ini ialah orang-orang yang tidak mampu melakukan hijrah dikarenakan sakit atau dipaksa untuk tinggal, sehingga tidak bisa meninggalkan tempat tersebut. "Kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah)". (QS An-Nisa ayat 98)
Kewajiban pada golongan ini adalah dengan mengasingkan dirinya dari orang-orang kafir saat melaksanakan ibadah dan bersabar terhadap gangguan dari orang-orang kafir.
- Golongan yang dianjurkan hijrah; golongan ini tidak diwajibkan berhijrah seperti pada golongan pertama, namun golongan ini dianjurkan berhijrah untuk ikut jihad dalam memerangi orang kafir.
Cara yang Bisa Dilakukan untuk Memulai Hijrah
Lantas apa yang harus dilakukan ketika seseorang ingin memulai hijrah dari kemaksiatan menuju kebaikan dan ketaatan.
Dikutip dari beberapa sumber, ada enam tips yang bisa dilakukan untuk memulai hijrah.
- Niat; lakukan dan mulailah hijrah dengan niat yang sungguh-sungguh untuk berubah menjadi lebih baik lagi.
- Memperbaiki cara berpikir; hijrah bisa dilakukan dengan mulai memperbaiki cara berpikir dari memikirkan hal yang tidak baik menjadi berpikir lebih baik.
- Perbaiki ucapan; perbaikilah ucapan dengan menjaga lisan dari perkataan kotor dan perkataan tidak baik lainnya. Usahakan untuk berkata yang baik, karena perkataan adalah doa.
- Perbaiki perilaku/tindakan; lakukanlah hal-hal yang positif dan bermanfaat, tinggalkan segala tindakan yang tidak baik
- Memperbaiki pakaian; dalam Islam seorang perempuan harus mulai memperbaiki pakaiannya untuk mengawali hijrahnya. Bisa dengan mulai memakai pakaian yang tertutup sesuai dengan syar'i. Sedangkan untuk laki-laki bisa menjaga pakaiannya tanpa meniru pakaian perempuan, begitu juga sebaliknya.
- Memperbaiki makanan; makanlah makanan yang sehat lagi halal, hindari makanan atau minuman yang dilarang dan haram, seperti alkohol dan sebagainya.
Masih banyak cara lainnya yang bisa dilakukan untuk memulai dan menjaga keistikamahan dalam berhijrah.
Lakukanlah hijrah dengan niat sepenuh hati serta lakukan hal-hal yang diperintahkan serta jauhi segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Wallahu a'lam bissawab (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






