Akurat Logo

3 Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW, Patut Dicontoh Umatnya

Thony H | 13 September 2023, 15:24 WIB
3 Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW, Patut Dicontoh Umatnya

AKURAT.CO, Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sangat disegani oleh semua sahabatnya. Bagaimana tidak, beliau dikenal sebagai teladan bagi semua orang. Wajar jika banyak orang-orang yang sebelumnya kafir tunduk dengan akhlaknya dan kemudian masuk Islam.

Berikut di bawah ini 3 kisah tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW, yaitu tentang kedua cucunya, penghargaan kepada tukang sapu, dan toleransi kepada sahabat yang enggan bisa berperang.

1. Dua Cucu Nabi Naik ke Atas Punggung

Suatu hari, Nabi Muhammad SAW sedang bersujud di masjid, dan cucunya, Hasan, yang masih sangat kecil, naik ke punggungnya. Para sahabat yang hadir merasa terganggu dan ingin mengusir Hasan, tetapi Nabi Muhammad SAW membiarkannya. Ketika Nabi selesai bersujud, dia menggendong Hasan dan berkata kepada para sahabat, "Cucuku ini adalah seorang pemimpin, dan Allah mungkin akan menyatukan dua kelompok besar dalam Islam melalui dia."

Kisah ini menunjukkan kelembutan dan kasih sayang Nabi Muhammad SAW terhadap cucunya, serta prediksi beliau tentang masa depan Hasan dalam membawa persatuan di antara umat Islam. Ini adalah salah satu contoh bagaimana Nabi Muhammad SAW juga menunjukkan sisi kehangatan dan kebijaksanaan dalam hubungannya dengan keluarganya.

Baca Juga: Kisah Sahabat Umar bin Khattab yang Memarahi Malaikat

2. Penghargaan Kepada Semua Orang

Kisah menarik lainnya tentang Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan sisi kebijaksanaan atau kehangatan beliau. Salah satu kisah tersebut adalah kisah tentang seorang wanita tua yang sering membersihkan masjid di Madinah.

Seorang wanita tua setiap hari membersihkan masjid di Madinah tanpa ada yang tahu namanya. Ketika wanita itu meninggal, para sahabat merasa kehilangan kehadirannya yang selalu membersihkan masjid. Mereka merasa sangat sedih.

Nabi Muhammad SAW bertanya tentang wanita tersebut dan diinformasikan bahwa dia telah meninggal. Beliau kemudian pergi ke pemakamannya dan menghadiri pemakaman itu. Ini menunjukkan kepedulian dan penghargaan Nabi terhadap tindakan baik bahkan dari seseorang yang mungkin dianggap sepele oleh orang lain.

Kisah ini mengajarkan nilai-nilai seperti penghargaan terhadap tindakan baik, kepedulian terhadap orang lain, dan penghargaan terhadap pekerjaan yang sering dianggap remeh.

Baca Juga: Kisah Sahabat Ali bin Abi Thalib, Menantu Rasulullah SAW Sekaligus Pemimpin yang Miliki Sifat Kesederhanaan

3. Toleransi Nabi Muhammad SAW


Kisah lain yang menunjukkan sisi kebijaksanaan dan toleransi Nabi Muhammad SAW:

Pernah suatu saat, seorang laki-laki datang menemui Nabi Muhammad SAW dan mengungkapkan keinginannya untuk berpartisipasi dalam jihad (perang suci). Namun, ketika Nabi melihatnya, beliau menyadari bahwa laki-laki tersebut sangat lemah dan tidak mampu untuk berperang.

Nabi Muhammad SAW dengan lembut dan bijaksana memberikan saran kepadanya. Beliau bertanya, "Apakah Anda memiliki keluarga?" Laki-laki itu menjawab, "Ya, saya memiliki ibu yang sangat tua yang membutuhkan perawatan saya." Nabi kemudian berkata, "Pulanglah dan berikan perawatan yang baik kepada ibumu, karena setiap langkah yang Anda ambil untuk memenuhi kebutuhannya adalah lebih baik daripada berperang dalam jihad."

Kisah ini menggambarkan kedalaman empati dan pemahaman Nabi Muhammad SAW terhadap kondisi individu. Beliau tidak hanya melihat sisi fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan dalam memberikan nasihat. Ini menunjukkan bahwa Nabi adalah sosok yang bijaksana, penuh kasih sayang, dan selalu mempertimbangkan kesejahteraan individu dalam mengambil keputusan.

Itulah beberapa kisah tentang kebaikan Nabi Muhammad SAW kepada keluarga dan umatnya. Semoga kita bisa meneladani apa yang sudah beliau lakukan. Amin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi