7 Fakta Menarik Masjid Al Aqsa, Kiblat Pertama Umat Islam

AKURAT.CO - Baitul Maqdis atau Masjid Al Aqsa yang berlokasi di Yarusalem merupakan masjid tertua kedua dunia setelah Masjidil Haram di Makkah.
Masjid Al Aqsa merupakan situs suci bagi umat Islam. Bangunan ini menjadi saksi bisu konflik antara Palestina dan Israel sejak zaman dahulu. Israel menyerang rakyat Palestina pada malam 27 Ramadhan 1442 Hijriyah saat melangsungkan ibadah tarawih.
Dalam Islam, setiap umat muslin dianjurkan oleh Nabi Muhammad dalam ahdistnya yang masyhur untuk bepergian menziarahi tiga situs suci, yakni Masjidil Haran, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa.
Masjidil Aqsa ini terletak di dalam kompleks seluas 35 hektar yang disebut sebagai al-Haram al-Sharif, atau tempat suci bagi umat muslim dan sebagai Temple Mount bagi orang Yahudi.
Dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa (28/2/2023), inilah fakta-fakta tentang Masjidil Aqsa:
Fakta Menarik Masjid Al Aqsa
1. Kiblat pertama umat Islam
Sebelum mengarah ke Ka'bah, Rasulullah menjadikan Masjid Al Aqsa sebagai kiblat umat Islam untuk menghadap saat salat. Setelah melakukan perjalanan Isra Mi'raj, barulah Rasulullah diberi wahyu berupa perintah salat lima waktu dan menghadap ke Ka'bah yang berada di Masjidil Haram, Makkah.
Hal ini sesuai dalam QS Al Baqarah ayat 44. Sejak saat itu Rasulullah mulai menyerukan untuk salat menghadap ke Ka'bah.
2. Tidak hanya satu masjid
Al Aqsa merupakan nama untuk semua masjid yang ada di kompleks Al Aqsa. Ada tiga masjid yang menempati kompleks yitu Masjid Qubbatus Shakhrah, Masjid Jami Al-Qibli, dan Mushola Marwani. Lalu, ada Dinding Buraq sebagai tempat Rasulullah SAW parkir kendaraan Isra Mi'raj, Buraq.
Banyak orang yang menganggap Masjid Al Aqsa sebagai bangunan di sudut paling selatan masjid. Sebenarnya, itu adalah Masjid Jami Al-Qibli karena letaknya yang paling dekat dengan Kiblat. Agar tidak bingung, bagian yang lebih luas merupakan posisi tempat Masjid Al Aqsa yang disebut sebagai Al-Haram As-Sharif.
3. Terdapat komplek pemakaman
Mesikpun tidak ada catatan akurat tentang siapa dan berapa banyak yang telah dimakamkan di sini, kuburan di Al-Haram as-Sharif adalah tempat peristirahatan bagi banyak nabi dan sahabat Nabi.
Misalnya, Ubadah ibn Samir yang merupakan hakim Islam pertama di Masjid Al Aqsa, dimakamkan di Pemakaman Bab Ar-Rahmah. Ini adalah kuburan ketiga paling terkemuka di dunia Islam, setelah dua kuburan terkenal di Mekkah dan Madinah.
4. Pernah jadi tempat sampah
Ada saat dimana tidak ada orang Yahudi yang diizinkan tinggal di Kota Yarusalem. Penduduk Romawi pun menguasai wilayah tersebut dan menggunakan area masjid menjadi tempat pembuangan sampah.
Ketika sahabat Nabi Muhammad, Umar bin Khatab membebaskan Kota Yarusalem, ia membersihkan semua sampah itu dengan tangan kosongnya. Umar bin Khatab juga mengakhiri pengasingan orang-orang Yahudi dan mengundang 70 keluarga di sebuah desa pengungsi terdekat untuk kembali ke Yarusalem untuk memberikan hak mereka tinggal di sana.
5. Kubah emas (Dome of Rock)
Jika memikirkan Al Aqsa mungkin yang langsung terlintas dalam bayangan pertama kali adalah kubah emasnya. Faktanya, kubah emas atau yang dijuluki Dome of Rock itu dikatakan sebagai kubah pertama yang pernah ada dalam arsitektur Islam, sebelum menjadi bagian pokok masjid-masjid di dunia saat ini.
Kubah batu awalnya terbuat dari kayu. Dibangun oleh Khalifah Umayyah Abdul Malik bin Marwan. Kemudian dihiasi dengan potongan marmer dan lapisan emas khas pada masa pemerintahan Khalifah Ottoman, Suleiman Yang Agung.
6. Tempat suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah
Masjid Al Aqsa menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Mekkah dan Madinah. Hal ini ada kaitannya dengan peristiwa Isra Mi'raj saat Nabi Muhammad naik ke langit ke tujuh dengan berpijak pada batu. Saat ini, posisi batu tersebut berada di Kubah As-Shakrah atau Dome of Rock.
Tragisnya penyerangan yang Israel lakukan mengubag tempat suci tersebut menjadi tempat petarungan. Pnindasan yang dilakukan oleh Israel di tahun 2021 merupakan level baru yang berbahaya hingga terlampau melewati batas. Hingga saat ini seluruh rakyat Palstine menghadapi situasi ketidakpastian perang.
7. Tempat Imam Al-Ghazali menulis Kitab Ihyaa' Ulumuddin
Ihyaa' Ulumuddin merupakan salah satu kitab paling terkenal dalam sejarah literatur Islam. Kitab ini karya ulama besar Islam Abu Hamid Al-Ghazali, seseorang yang dihormati oleh semua aliran pemikiran karena kemampuannya dalam mendalami ajaran Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad.
Al-Ghazali menulis kitab legendaris itu di Masjid Al Aqsa ketika ia sempat tinggal sementara waktu di sana. Sebuah bangunan di Masjid Al Aqsa pernah ditandai sebagai lokasi kamar lamanya.
Itulah 7 fakta menarik Masjid Al Aqsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



