Misbakhun Jelaskan Maksud Prabowo Tak Gentar Gertakan MSCI: Kekuatan Rakyat Jadi Fondasi Ekonomi RI

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan Indonesia tidak takut terhadap gertakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) bertujuan membangun kepercayaan diri nasional di tengah tekanan ekonomi global.
Menurut Misbakhun, pesan Prabowo bukan untuk mengabaikan tantangan yang ada, melainkan mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan dalam merespons dinamika pasar modal.
Ia menilai perekonomian Indonesia memiliki fondasi yang tidak hanya bertumpu pada pasar saham, tetapi juga sektor riil, termasuk ketahanan pangan dan energi.
"Bapak Presiden adalah ingin memberikan penguatan bahwa ekonomi Indonesia itu dibangun berdasarkan kekuatan rakyat Indonesia itu sendiri," ujar Misbakhun di DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Politikus Partai Golkar itu mengatakan, pengalaman Indonesia melewati krisis pandemi Covid-19 menjadi salah satu bukti daya tahan ekonomi nasional.
Menurutnya, pemulihan yang relatif cepat menunjukkan kemampuan sektor usaha domestik menghadapi tekanan.
"Tentunya dengan memberikan semangat itu, rakyat Indonesia diharapkan tidak terlalu khawatir dengan situasi yang ada. Karena di luar pasar modal ada sektor-sektor mengenai ketahanan pangan, ketahanan energi, kemudian daya lentur ekonomi kita, kita punya resiliensi yang sangat bagus terkait krisis Covid yang lalu," jelasnya.
Ia menambahkan, ketahanan ekonomi Indonesia juga ditopang oleh karakter sektor usaha yang dinilai mampu beradaptasi ketika menghadapi situasi sulit.
"Di mana dunia terkunci, tapi Indonesia cepat recovery, dan recovery ini menunjukkan bahwa kita mempunyai resiliensi yang sangat bagus. Kita punya daya tahan yang sangat liat, kita punya ekonomi yang sangat lincah. Dan tentunya ini menjadi sebuah kekuatan sendiri," lanjutnya.
Misbakhun mengingatkan agar pernyataan Prabowo tidak dimaknai sebagai sikap konfrontatif terhadap MSCI.
Ia menilai pesan tersebut lebih ditujukan untuk membangun optimisme sekaligus mendorong para pengambil kebijakan agar tetap berhati-hati dalam menghadapi tekanan ekonomi.
"Jangan diartikan secara terlalu vis-a-vis seperti itu, tapi ini kan memberikan semangat, bahwa ada tekanan, iya, ada situasi sulit, iya. Tetapi situasi sulit, situasi tekanan itu harus disikapi dengan lebih hati-hati, para pengambil kebijakan juga harus diberikan semangat bahwa apa yang menjadi kebijakan-kebijakan mereka itu memberikan dampak yang nyata buat masyarakat," terangnya.
Komisi XI Pantau Pembenahan Pasar Modal
Di sisi lain, Misbakhun memastikan Komisi XI DPR RI terus memantau perkembangan sektor keuangan dan pasar modal.
Ia menyebut komisi tersebut telah berulang kali menggelar rapat untuk mengevaluasi kondisi bursa, termasuk penurunan pasar saham dan proses reformasi tata kelola.
"Jadi gini, yang berkaitan dengan pasar modal, kita sering sekali, sering sekali Komisi XI itu rapat, kemudian memohon lakukan evaluasi monitoring, termasuk terhadap penurunan pasar modal. Berkali-kali kita rapat, dan ingin mengetahui seperti apa kejadian yang sebenarnya dan proses reformasi pasar modal telah dilakukan upaya yang sungguh-sungguh," ungkapnya.
Menurut Misbakhun, salah satu upaya struktural yang dilakukan adalah demutualisasi bursa.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola sekaligus membangun kembali kepercayaan investor domestik maupun global terhadap pasar modal Indonesia.
"Sangat serius dilakukan upayanya dan struktural dilakukan, termasuk upaya demutualisasi tadi. Ini dalam rangka apa? Dalam rangka membangun kembali kepercayaan masyarakat, tidak hanya masyarakat investor nasional, lokal, nasional, regional, tapi investor global, terhadap apa? Bursa saham Indonesia, sehingga prasyarat-prasyarat awal pada saat MSCI yang awal dulu itu sudah dipenuhi semua mereka," tuturnya.
Baca Juga: Program Bagus tapi Penerapannya Belum Tepat, Prabowo-Gibran Diminta Evaluasi Menyeluruh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 4Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 6Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot









