Indonesia Butuh Rp8440 Triliun untuk NDC, Bos BPDLH: Gak Cukup Kalau Andelin APBN Doang

AKURAT.CO Indonesia membutuhkan dana sekitar USD472 miliar atau sekitar Rp8.440 triliun untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC).
Besarnya kebutuhan tersebut membuat pembiayaan agenda iklim tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah.
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Joko Tri Haryanto mengatakan kebutuhan pendanaan tersebut harus dicari dari berbagai sumber, termasuk pendanaan global.
Baca Juga: BPDLH Bersiap Masuk Pasar Karbon, Pemerintah Buka Sumber Pendanaan Baru
“Dananya itu sekitar USD472 billion. Coba kali Rp17.000 berapa? Banyak, 8 ribuan triliun,” kata Joko dalam agenda Media Gathering Kementerian Keuangan di Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Joko menilai kebutuhan tersebut terlalu besar apabila seluruhnya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau kemudian kita hanya mengandalkan APBN, saya berani taruhan potong rambut, potong kuku, enggak akan pernah tercapai. Dan memang jangan dengan APBN atau APBD,” ujar Joko.
Baca Juga: BPDLH Gandeng 8 Lembaga Dorong Pembiayaan Perhutanan
Menurut dia, pemerintah tetap memiliki peran dalam pembiayaan agenda iklim melalui anggaran kementerian dan lembaga. Namun, porsi tersebut perlu dilengkapi dengan sumber pembiayaan di luar anggaran pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat






