Akurat Logo

Modal Asing Rp2,23 Triliun Banjiri Pasar Saham RI Selama Pekan Kemerdekaan

Yosi Winosa | 22 Agustus 2026, 19:45 WIB
Modal Asing Rp2,23 Triliun Banjiri Pasar Saham RI Selama Pekan Kemerdekaan
Kurs dolar AS ke rupiah hari ini, Selasa (4/8/2026), bergerak di Rp18.020-Rp18.040. - Reuters

AKURAT.CO Modal asing Rp2,23 triliun tercatat masuk (capital inflow) ke pasar saham RI selama sepekan, berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi beli atau net buy di sepanjang pekan, kecuali hari Selasa. Pada Selasa (18/8/2026), asing melakukan net sell Rp355,17 miliar.

Lalu pada Rabu (19/8/2026), asing melakukan net buy Rp933,53 miliar. Pada Kamis (20/8/2026) asing melakukan net buy Rp680,25 miliar dan di Jumat (21/8/2026) asing melakukan net buy Rp974,58 miliar.

Baca Juga: Modal Asing Masuk USD1,8 Miliar, Rupiah Menguat ke Rp17.855

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp70,64 triliun per Jumat (21/8/2026) membaik dari posisi sebelumnya sebesar Rp72,87 triliun per Jumat (14/8/2026).

Data perdagangan saham di BEI selama periode 18-21 Agustus 2026 sendiri ditutup dengan kinerja yang positif.

Rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami peningkatan tertinggi sebesar 47,90% menjadi 50,30 miliar lembar saham dari 34,01 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Kemudian rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 5,52% menjadi 2,21 juta kali transaksi dari 2,09 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian turut mengalami peningkatan sebesar 2,36% menjadi Rp15,57 triliun dari Rp15,21 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,93% sehingga ditutup pada level 6.525,690 dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya.

Adapun kapitalisasi pasar BEI mengalami peningkatan 1,83% menjadi Rp11.449 triliun dari Rp11.243 triliun pada pekan lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.