IHSG Dibuka Melemah, Saham JELI dan BACH Justru Langsung ARA

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona merah pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Namun, di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham berkapitalisasi kecil justru mencatat lonjakan tajam hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA), mengindikasikan adanya rotasi dana investor ke saham-saham tertentu pada awal perdagangan.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 7,6 poin atau 0,13% ke level 5.865,76 pada pembukaan sesi I. Sepanjang menit-menit awal perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.842 hingga 5.870.
Aktivitas perdagangan menunjukkan sebanyak 654,23 juta saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp346,81 miliar dari 91.995 kali transaksi. Sebanyak 173 saham menguat, 228 saham melemah, sedangkan 218 saham bergerak stagnan.
Baca Juga: IHSG Tertekan, Status Indonesia di S&P Jadi Sorotan Investor Asing
Di tengah tekanan terhadap indeks, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. PT Niramas Utama Tbk (JELI) melesat 24,91% ke level Rp1.755, sementara PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 24,55% menjadi Rp685. Keduanya langsung menyentuh batas ARA pada awal perdagangan.
Selain itu, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menguat 23,75% ke Rp198, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) melonjak 20,78% menjadi Rp93, sedangkan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 12,5% ke level Rp90.
Dari sisi teknikal, Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area support di 5.806 dan resistance di 5.934. Dalam riset hariannya, perusahaan sekuritas tersebut menyebut pola candlestick terakhir membentuk black marubozu, yang merupakan sinyal bearish.
Selain itu, posisi indeks masih berada di bawah moving average (MA) 5 dan MA20, sementara indikator Stochastic menunjukkan pola dead cross, yang mengindikasikan momentum pelemahan masih dominan.
Menariknya, tekanan di pasar domestik terjadi ketika mayoritas bursa saham Asia justru bergerak positif. Pada perdagangan pagi, Indeks Nikkei 225 menguat 2,17%, sedangkan Kospi melonjak 3,56%.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjut Menguat ke 6.000, Risiko Koreksi Mengintai
Kondisi tersebut menunjukkan sentimen yang memengaruhi IHSG masih lebih banyak berasal dari faktor domestik maupun aksi selektif investor di pasar Indonesia.
Untuk perdagangan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni AKRA, ITMG, ESSA, dan TLKM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








