Danantara Kebut Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025, Masih Dalam Proses Audit

AKURAT.CO Danantara Indonesia menegaskan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 per 30 Juni 2026 yang dapat diakses di situs remis masing-masing BUMN.
Sejalan dengan penyampaian laporan keuangan tersebut, Danantara Indonesia turut menyampaikan sejumlah sorotan atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang mencerminkan ketahanan, transformasi, dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional.
Adapun highlight berikut merupakan beberapa contoh kinerja BUMN yang menunjukkan pertumbuhan positif pada periode April 2025 hingga April 2026.
Baca Juga: Restrukturisasi BUMN Berlanjut, Prabowo Puji Langkah Danantara: Sudah Mulai Ada Laba
Ilustrasi perbaikan kinerja sejumlah BUMN selama setahun dikelola Danantara
"Pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia," ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications, Danantara Indonesia, Roham Hafas dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).
Di luar entitas yang ditampilkan, masih terdapat berbagai BUMN lain yang juga mencatatkan perkembangan kinerja positif dan terus menjadi bagian dari agenda transformasi berkelanjutan Danantara Indonesia.
Selain mencatat peningkatan kinerja BUMN, Danantara Indonesia juga mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah investasi strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025.
Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang.
Beberapa investasi strategis yang telah dijalankan antara lain pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global.
Kemudian proyek Waste-to-Energy (WTE) yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.
Seluruh investasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat.
"Sementara itu, Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," imbuh Rohan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 5Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









