AKURAT.CO Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyatakan komitmennya untuk memperluas kerja sama internasional dengan Supreme Audit Institution (SAI) Malta. Hal ini ditandai dengan pertemuan bilateral yang berlangsung di Floriana, Malta, yang membahas berbagai aspek peningkatan kapasitas pemeriksaan keuangan negara.
Dalam pertemuan tersebut, BPK menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengetahuan dalam berbagai bidang, termasuk training, big data analytics, dan sistem informasi pemantauan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hubungan bilateral yang terus terjalin antara kedua lembaga audit negara.
“Sebagai sesama anggota aktif INTOSAI (International Organization of Supreme Audit Institutions), pertemuan bilateral tersebut menandai adanya komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi yang sejalan dengan nilai-nilai dan visi INTOSAI, yaitu meningkatkan standar pemeriksaan dan akuntabilitas pada sektor publik,” ujar Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Teguh Widodo, dalam keterangannya, Rabu (12/2/2025).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua BPK Isma Yatun dan Auditor General Malta National Audit Office, Charles Deguara. Salah satu agenda utama dalam diskusi tersebut adalah memperkuat hubungan antara BPK dan SAI Malta, serta membahas peluang kerja sama bilateral yang dapat mendukung efektivitas audit di kedua negara.
BPK juga mengapresiasi dukungan SAI Malta terhadap peran internasional yang dijalankan oleh BPK. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya metodologi audit dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik.
“Ketua BPK mengapresiasi kehangatan SAI Malta dalam membangun kerja sama bilateral,” ungkap Teguh.
Di sisi lain, Auditor General SAI Malta, Charles Deguara, menekankan pentingnya kerja sama ini dalam meningkatkan kapasitas audit nasional. “SAI Malta fokus pada beberapa area kerja sama, di antaranya teknologi informasi, pemeriksaan investigatif, dan SDGs (Sustainable Development Goals), serta tindak lanjut hasil pemeriksaan,” ujarnya.
Selain aspek teknologi, kerja sama ini juga membahas bagaimana standar audit dapat ditingkatkan agar selaras dengan perkembangan global. Pemanfaatan big data analytics diharapkan mampu memberikan pendekatan audit yang lebih presisi dan akurat dalam mengawasi keuangan negara.
BPK melihat bahwa kolaborasi dengan SAI Malta dapat membuka peluang baru dalam memperkuat pengawasan terhadap kebijakan publik, khususnya dalam upaya mencegah penyimpangan dan meningkatkan transparansi anggaran. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkaya strategi audit yang diterapkan oleh BPK di Indonesia.
Sebagai bagian dari komunitas internasional, BPK berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan berbagi pengalaman dengan lembaga audit lainnya. Dengan adanya pertemuan bilateral ini, diharapkan standar akuntabilitas dan transparansi keuangan publik dapat semakin diperkuat di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









