Forkom KBI Dorong Regulasi Koperasi Yang Pro Pertumbuhan
Demi Ermansyah | 17 Desember 2024, 18:23 WIB

AKURAT.CO Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) menggelar Symposium Koperasi Indonesia I pada 16-18 Desember 2024.
Dimana acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai provinsi, termasuk pegiat koperasi, akademisi, dan pemerhati koperasi.
Symposium ini menjadi momen strategis untuk merumuskan regulasi koperasi yang lebih adil dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ketua Forkom KBI, Irsyad Muchtar, menekankan pentingnya regulasi yang mencerminkan kebutuhan masyarakat koperasi.
Koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, namun sering kali terhambat oleh regulasi yang tidak berpihak.
"Pemerintah perlu menyusun kebijakan yang proporsional dan relevan untuk menjadikan koperasi sebagai soko guru ekonomi,” ujar Irsyad di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Regulasi yang adil, lanjutnya, harus mencakup penguatan kemitraan koperasi dengan entitas lain, baik swasta, pemerintah, maupun organisasi internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing koperasi dan memastikan keberlanjutan usaha mereka.
Selain itu, tambahnya, para peserta symposium juga menyoroti kebutuhan mendesak untuk mempercepat digitalisasi koperasi.
“Teknologi adalah kunci bagi koperasi untuk bersaing di pasar lokal, nasional, hingga internasional. Digitalisasi akan mendorong efisiensi dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi,” kata Irsyad.
Rekomendasi hasil symposium ini akan diserahkan kepada pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Menteri Koperasi dan UKM, Budi Ari Setiadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









