Rata-rata Investor Kaya RI Punya 5 hingga 6 Produk Investasi, Kamu Termasuk?
Demi Ermansyah | 13 Agustus 2024, 19:51 WIB

AKURAT.CO Menurut laporan Global Quality of Life Report–Affluent Investor Snapshot 2024 dari HSBC, rata-rata 500 responden investor affluent di Indonesia memiliki 5 hingga 6 produk investasi. Di mana angka ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan responden dari negara lain dalam laporan tersebut.
Selain itu, 57% dari investor affluent ini berencana untuk memperluas portofolio mereka ke pasar global. Responden dalam laporan ini berasal dari 11 negara, dengan rentang usia antara 25 hingga 69 tahun, serta memiliki aset yang diinvestasikan antara USD100 ribu hingga USD2 juta.
Situasi ini mendorong HSBC Indonesia bersama PT BNP Paribas Asset Management untuk meluncurkan reksa dana BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD, yang ditargetkan untuk nasabah HSBC Premier. Reksa dana ini berinvestasi dalam saham perusahaan-perusahaan teknologi global raksasa yang berbasis pada prinsip syariah.
Baca Juga: Gandeng BNP Paribas, HSBC Indonesia Luncurkan Reksa Dana Anyar
BNPP Global Tech Titans adalah reksa dana indeks saham yang memberikan investor akses ke 50 perusahaan teknologi terbesar di dunia. Dengan mengikuti kinerja indeks Dow Jones Islamic Market Global Technology Titan 50, reksa dana ini bertujuan memberikan eksposur terhadap sektor teknologi global yang berkembang pesat, sehingga membantu investor dalam diversifikasi portofolio mereka.
Menurut Wealth and Personal Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra, peluncuran reksa dana ini merupakan bagian dari komitmen HSBC untuk menyediakan pilihan produk investasi yang sesuai dengan preferensi pribadi nasabah, guna mendukung tujuan diversifikasi portofolio mereka. "Produk ini akan menjadi salah satu opsi bagi nasabah kami untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor teknologi global, sambil tetap mematuhi prinsip investasi syariah," ujar Lanny di Jakarta, Selasa (13/8/2024).
BNPP Global Tech Titans adalah reksa dana indeks saham yang memberikan investor akses ke 50 perusahaan teknologi terbesar di dunia. Dengan mengikuti kinerja indeks Dow Jones Islamic Market Global Technology Titan 50, reksa dana ini bertujuan memberikan eksposur terhadap sektor teknologi global yang berkembang pesat, sehingga membantu investor dalam diversifikasi portofolio mereka.
Menurut Wealth and Personal Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra, peluncuran reksa dana ini merupakan bagian dari komitmen HSBC untuk menyediakan pilihan produk investasi yang sesuai dengan preferensi pribadi nasabah, guna mendukung tujuan diversifikasi portofolio mereka. "Produk ini akan menjadi salah satu opsi bagi nasabah kami untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor teknologi global, sambil tetap mematuhi prinsip investasi syariah," ujar Lanny di Jakarta, Selasa (13/8/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur BNP Paribas Asset Management, Maya Kamdani menyatakan bahwa pihaknya menghadirkan tema investasi di perusahaan teknologi global melalui reksa dana indeks.
Sehingga pihaknya menawarkan transparansi dan kemudahan pemantauan bagi investor, serta konstituen yang representatif di tengah dinamika sektor teknologi. "Melalui solusi investasi yang inovatif, kami berusaha untuk memenuhi kebutuhan investor dengan memahami tren investasi yang akan membentuk masa depan," kata Maya.
Nasabah HSBC Premier dapat berinvestasi dalam reksa dana BNPP Global Tech Titans dengan minimum penempatan dana sebesar USD10 ribu, yang tersedia di seluruh cabang HSBC Indonesia dengan bantuan relationship manager, serta melalui aplikasi HSBC Indonesia Mobile Banking yang kini dilengkapi dengan fitur pembukaan rekening investasi secara online.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









