AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditaksir menguat atau uptrend ke kisaran 7.289-7.372 pada perdagangan hari ini, Senin (20/5/2024).
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan mengawali pekan ini, pola gerak IHSG telah berhasil menggeser resisten level ke arah yang lebih baik, sehingga jika terjadi peluang koreksi wajar masih terus dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian.
"Mengingat dalam rentang jangka panjang IHSG masih memiliki kekuatan naik atau uptrend, hal ini tentunya ditunjang juga oleh faktor kestabilan kondisi perekonomian dalam negeri yang turut menunjang perbaikan kinerja Emiten. Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas,"ujarnya dikutip Senin (20/5/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditaksir Konsolidasi ke 7.089-7.202
Ia pun merekomendasi sejumlah menu saham yakni BBCA, ASII, BMRI, BBRI, AALI, ASRI dan KLBF untuk dipertimbangkan hari ini.
Sebelumnya IHSG ditutup melesat 0,97% ke posisi 7.317,7 pada sesi perdagangan terakhir minggu lalu, Jumat (17/5/2024). Nilai transaksi indeks pada akhir perdagangan hari itu mencapai Rp13 triliun dengan melibatkan 21 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,2 juta kali.
Tercatat, pergerakan investor asing hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp869,15 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,98 miliar.
Secara mingguan, indeks juga pada pekan lalu (13 sampai 17 Mei 2024) juga mayoritas ditutup pada zona positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 3,22% ke level 7.317,238 dari 7.088,795 pada penutupan pekan yang lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









