Tepis Stigma Negatif Pinjol, 360Kredi Luncurkan Podcast FintechVerse

AKURAT.CO Pertumbuhan finansial teknologi (fintech) P2P Lending di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang cukup pesat.
Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tahun 2023, penyaluran dana pinjaman online kepada para peminjam mencapai Rp241 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki tingkat kebutuhan yang cukup tinggi terhadap dana pinjaman.
Kemudahan akses, dana cepat cair, tanpa jaminan dan kebebasan dalam memilih tenor cicilan, menjadi alasan masyarakat memilih P2P lending.
Baca Juga: Tekan Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, BNI dan OJK Gelar Edukasi Perencanaan Keuangan
Sayangnya, peningkatan ini belum diikuti dengan tingkat literasi masyarakat yang baik. Akibatnya permasalahan gagal bayar, kebocoran data, hingga mendapat dana dari platform pinjaman online ilegal masih marak terjadi.
Berangkat dari fakta tersebut, 360Kredi sebagai salah satu platform P2P lending menginisiasi serta merilis Podcast FintechVerse sebagai wadah literasi sekaligus media bagi para pelaku usaha fintech lending maupun fintech expert untuk saling berbagi pengalaman seputar dunia teknologi finansial.
CEO 360Kredi mengatakan saat ini Podcast FintechVerse bisa dilihat melalui channel youtube 360Kredi.
"Sebagai perusahaan fintech yang berkomitmen untuk mendorong inovasi dan inklusi keuangan di Indonesia, kami sangat senang dapat meluncurkan podcast #FintechVerse," ujar Kuseryansyah, dikutip Selasa (27/2/2024)
Kuseryansyah menambahkan, Podcast ini merupakan dedikasi berkelanjutan 360Kredi untuk mendorong dialog, berbagi pengetahuan, pengalaman dan kolaborasi antar individu, platform, asosiasi hingga regulator dengan keluasan wawasan.
"Untuk memenuhi dan mengedukasi masyarakat di lanskap fintech Indonesia yang kini berkembang pesat," imbuhnya.
Untuk memberikan edukasi dan menambah wawasan masyarakat terkait fintech lending, podcast FintechVerse akan menghadirkan mulai dari pakar dan praktisi industri, CEO fintech lending, asosiasi, regulator hingga pemerintah terkait.
Berbagai isu akan turut dibahas termasuk di antaranya E-KYC termasuk tandatangan digital, scoring dan data analitik, inovasi pembayaran digital, asuransi kredit, penagihan, pengelolaan resiko, perbankan digital, teknologi peminjaman, perkembangan regulasi, hingga tips dan trik mengelola dana pinjaman dan pengelolaan keuangan keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









