Akurat Logo

Viral Karyawan Tilap Uang Toko Rp1,3 M, Simak Tips Kelola Keuangan Bisnis Dengan Aman

M. Rahman | 23 November 2023, 18:26 WIB
Viral Karyawan Tilap Uang Toko Rp1,3 M, Simak Tips Kelola Keuangan Bisnis Dengan Aman

AKURAT.CO Memilih orang kepercayaan untuk menjalankan bisnis gampang-gampang susah. Salah pilih orang sebagai partner maupun karyawan, bisa berujung kerugian material yang fatal.

Sudah banyak kasus penilapan uang bisnis oleh mitra ataupun karyawan. Yang terbaru, manajer toko kecantikan berinisal F menilap uang toko yang dimiliki Alfyera Alvionita sebesar Rp1,3 miliar yang kasusnya viral.

Lalu bagaimana pebisnis harus mengelola keuangannnya agar aman?

Baca Juga: Viral! Karyawan Gelato Tilap Uang Toko Rp45 Juta, Modusnya Pakai QRIS Palsu

Perencana Keuangan Lolita Setyawati mengatakan dalam suatu usaha apapun baik skala kecil maupun besar, harus ada pemisahan antara penanggung jawab yang melakukan transaksi, mencatat transaksi dan mengotorisasi transaksi, atau dikenal dengan layering dalam dunia keuangan.

"Yang melakukan transaksi, yang mencatat dan yang mengotorisasi, enggak bisa dipegang semuanya oleh satu orang, jadi harus berlevel gitu," kata Lolita menjawab pertanyaan Akurat.co, Kamis (23/11/2023).

Orang yang melakukan otorisasi, lanjut Lolita merupakan yang tertinggi atau pengambil keputusan dalam hal keuangan. Dicontohkan, jika itu UMKM, CEO langsung bisa turun tangan melakukan otorisasi namun ketika UMKM sudah menjadi perusahaan besar, harus menunjuk orang yang bisa dipercaya untuk otorisasi transaksi. 

Senada, pendiri KataLoGue Coffeeshop, Proza mengatakan untuk mengelola keuangan bisnis dengan aman harus ada pemisahan antara rekening pribadi dengan rekening bisnis. Tak kalah penting juga membuat sistem penggajian untuk diri sendiri untuk menghindari uang pribadi tergerus untuk modal atau sebaliknya keuangan bisns tergerus untuk keperluan pribadi.

Sependapat, pemilik merek ALLURA yang bergerak di bidang fashion, living, and kids, Nasya mengatakan perlu ditunjuk satu Person In Charge/ PIC atau penanggung jawab agar keuangan bisnis tetap aman. Tentunya, orang tersebut adalah orang yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab.

Sementara host dan komedian ternama, Hesty Purwadinata yang juga pemilik merek parfum HIPNOZA Seven Eu de Parfum mengatakan salah satu kesalahan yang kerap terjadi dalam pengelolaan keuangan bisnis adalah tidak adanya laporan transaksi rutin secara digital yang bisa diakses langsung oleh pemilik bisnis.

"Yang sering missed adalah pencatatan secara digital dan laporan rutin yang bisa diakses langsung oleh si owner," kata Hesti.

Menurut Hesti, tidak kalah penting adalah memilih partner yang bisa dipercaya dan ahli di bidangnya termasuk di bidang manajemen keuangan. Menurutnya, penting memiliki partner di bidang manajemen keuangan yang menjalankan perannya dengan tanggung jawab.

"Aku punya partner, kalau soal duit-duitan biarin dah dia. Waktu itu kita butuh inject dana yang agak cepat karena lagi ada stuck untukk produksi. Gue bilang apa gue pakai duit pribadi gue aja ya gitu kan, tapi dia bilang business is business, duit pribadi adalah suatu hal yang berbeda," cerita Hesti.

Diketahui, belum lama ini beredar unggahan viral karyawan toko kecantikan menggelapkan Rp1,3 miliar uang toko pemiliknya, Alfyera Alvionita. Pemilik bisnis pada awalnya tak menaruh curiga lantaran F mengaku memiliki ayah sambung dan pacar yang sangat royal. Namun kecurigaannya muncul saat melihat gaya hidup mewah si karyawan yang diunggah lewat media sosial.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa