10 Daftar Upah Minimum Di Asia Pasifik, Indonesia Urutan Berapa?

AKURAT.CO Daftar upah minimum di Asia Pasifik membuat penasaran, sebab gaji menjadi salah satu hal sumber keuangan masyarakat. Gaji atau upah tinggi juga menjadi impian bagi kebanyakan orang.
Beberapa negara, khususnya di Asia Pasifik menawarkan gaji tinggi yang juga dapat menjadi refrensi sebagai tempat kerja. Berdasarkan data yang dirilis Statista, terdapat daftar upah minimum di Asia Pasifik.
Daftar Upah Minimum di Asia Pasifik
Berikut ini beberapa daftar upah minimum di Asia Pasifik dari yang tertinggi hingga terendah, dirangkum pada Senin (14/8/2023).
-
Australia (USD3.465,34 / Rp51.980.100)
-
Selandia Baru (USD3.306,04 / Rp49.590.600)
-
Jepang (USD1.916,48 / Rp28.747.200)
-
Korea Selatan (USD1.505,52 / Rp22.582.800)
-
Hong Kong (USD1.147,08 / Rp17.206.200)
-
Taiwan (USD855,79 / Rp12.836.580)
-
Cina (USD392,01 / Rp5.880.150)
-
Filipina (USD308,23 / Rp4.623.450)
-
Indonesia (USD307,36 / Rp4.610.400)
-
Thailand (USD292,9 / Rp4.393.500)
Dari daftar tersebut, Australia menjadi salah satu negara dengan gaji minimal tertinggi di Asia Pasifik dengan upah USD3.465,34 atau setara dengan Rp51.980.100.
Diikuti oleh Selandia Baru di posisi selanjutnya dengan upah mencapai Rp49,5 juta per bulan.
Menjadi catatan, Cina sebagai raksasa ekonomi di Asia memiliki upah minimum USD392 atau Rp5,8 juta per bulan.
Indonesia sendiri di urutan ke-sembilan dengan upah minimum USD307 atau Rp4,6 juta per bulan.
Perlu diingat bahwa data yang diambil oleh Statista menggunakan nilai tertinggi jika data berupa kisaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



