Bank Mega Resmi Ambil Alih Aset Allo Bank Senilai Rp. 341,84 Miliar

AKURAT.CO PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menyelesaikan pelaksanaan pengalihan aset dan liabilitas kepada PT Bank Mega Tbk (MEGA) pada 6 Juni 2022. Hal itu dilakukan setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui RUPS pada 19 Mei 2022.
Direktur Allo Bank, Ari Yanuanto Asah, mengungkapkan bahwa aset yang dialihkan dari Allo Bank kepada Bank Mega meliputi kredit, aktiva tetap seperti properti dan inventaris kantor, serta aktiva lainnya. Selain aset, Allo Bank juga mengalihkan liabilitas yang meliputi simpanan nasabah yang berupa giro, tabungan, dan deposito.
"Liabilitas meliputi simpanan nasabah yang berupa giro, tabungan, dan deposito, termasuk bunga yang masih harus dibayar," terangnya dalam keterbukaan informasi, Kamis, 9 Juni 2022.
Harga pengalihan aset dan liabilitas yang diterima Allo Bank mencapai lebih dari Rp341,84 miliar. Transaksi tersebut dinilai tidak berdampak material karena merupakan tindak lanjut dari rencana pengalihan aset dan liabilitas yang telah disampaikan Allo Bank PADA 12 aPRIL 2022 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel



