Akurat Logo

Karni Ilyas Cuit ILC Pamit, Dedi Gumelar: Membuat Kemiskinan Baru Bagi Krunya

| 16 Desember 2020, 15:00 WIB
Karni Ilyas Cuit ILC Pamit, Dedi Gumelar: Membuat Kemiskinan Baru Bagi Krunya

AKURAT.CO Baru-baru ini pernyataan cukup mengejutkan disampaikan oleh presenter senior yang juga kerap disapa Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas.

Karni Ilyas menyampaikan salam perpisahan terkait berakhirnya tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) di Stasiun televisi TvOne.

Sebelumnya, melalui akun Twitter miliknya, ia mengumumkan bahwa program Indonesia Lawyer Club (ILC) akan tayang terakhir pada Selasa (15/12/2020) malam ini.

"Dear Pencinta ILC: Sekalian kami umumkan edisi ini adalah episode terakhir akhir tahun ini dan merupakan episode perpisahan," cuit Karni Ilyas dikutip dari akun Twitter @karniilyas, Rabu (16/12/2020).

Sebagai pembawa acara, Karni Ilyas pun pamit karena Indonesia Lawyers Club akan melakukan cuti panjang pada tahun 2021 mendatang.

"Sebab mulai tahun depan berdasarkan keputusan manajemen TVOne, ILC dicutipanjangkan sementara waktu. Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pencinta ILC," cuitnya lagi.

Menanggapi hal ini, Komedian sekaligus mantan anggota DPR RI Dedi Gumelar mengaku perasaannya campur aduk setelah mengetahui hal ini.

"Saya jujur aja, antara senang dan prihatin soal hari ini, karena Bang Karni di sosial media sudah saya baca sejak tadi sore bahwa Bang Karni pamit dari ILC tahun ini," ucapnya, dikutip dari kanal Youtube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (16/12/2020).

Dedi Gumelar bahkan mengira program ILC hanya berakhir di bulan terakhir tahun ini. Namun, ternyata cuti panjang dengan waktu yang tidak ditentukan.

Selain itu, menurutnya berakhirnya program ILC sebagai akibat dari suatu penyebab karena diputus secara tiba-tiba.

"Nah, ini juga akibat kan pasti, enggak mungkin kalau misalnya acara segini heboh dan ditunggu masyarakat, lalu tiba-tiba diputuskan. Iklannya banyak, kan secara perusahaan kan rugi sebetulnya kalau ditinggalin, iya kan?," lanjutnya.

Dedi Gumelar juga menilai akan ada kemiskinan baru ditengah pandemi COVID-19 bagi para kru ILC dengan diakhirinya program tersebut.

"Ini juga kalau dimatiin ILC kan bisa membuat kemiskinan baru bagi krunya. Iya kan? Jadi saya adalah orang miskin baru sekarang. Dulu saya populer, tidak populer udah enggak ada pekerjaan," ucapnya.

"Sudah tidak dapat pekerjaan, ada COVID-19 pula, siapa yang manggil lawak? Tambah miskin. Jadi ada kemiskinan baru kita, sementara kemiskinan lama belum teratasi, kemiskinan baru datang," imbuhnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.