Akurat

Uang Mengendap Kartu Flazz Capai Rp240 Miliar

Khaerul S | 20 November 2017, 19:59 WIB
Uang Mengendap Kartu Flazz Capai Rp240 Miliar

AKURAT.CO, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Tbk, mengaku telah mencetak 13 juta uang elektronik, Flazz BCA, untuk mendukung program elektronifikasi jalan tol yang sudah 100% diterapkan pemerintah sejak 31 Oktober 2017.

"Kita sudah punya 13 juta kartu tetapi memang yang ada saldo baru 5 juta kartu. Nah yang aktif user sekarang ini baru satu juta," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, saat ditemui di Jakarta, Senin (20/11).

Tapi dia mengaku untuk jumlah tambahan kartu terakhir dia belum melihat angkanya tapi diperkirakan sudah mencapai puluhan ribu kartu Flazz.

Dari jumlah kartu tersebut, Jahja belum dapat memastikan besaran transaksi Flazz BCA. Jahja hanya memperkirakan jumlah endapan saldo uang elektronik saat ini baru berada di kisaran Rp 240 miliar.

"Relatif kecil sebenarnya. Karena saldo rata-rata kalau kita lihat per kartu hanya Rp 50.000. Saya tidak tahu pada saat nanti digunakan di jalan tol. Karena tol ada yang cukup tinggi biayanya jadi orang mau tidak mau harus mempunyai saldo lebih banyak. Mungkin bisa lebih dari Rp 240 miliar," jelas Jahja.

Penerapan eIektronifIkasi jalan tol 100% pada Oktober 2017 dilaksanakan sesuai amanat Presiden RI dan teIah dituangkan dalam reguIasi Peraturan Menteri PUPR No. 16/PRT/M/2017 tanggal 12 September 2017 tentang Transaksi Tol Non tunai di Jalan Tol.

Selain uang elektronik Flazz BCA, transaksi elektronik di seluruh ruas Jalan Tol juga bisa menggunakan uang elektronik e-Toll dan e-Money (Bank Mandiri), Brizzi (BRI), TapCash (BNI), dan Blink (BTN). []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S