Akurat Logo

Meski Disebut Saham Blue Chips, Sektor Berikut Ini Banyak Tantangan

Khaerul S | 14 Agustus 2017, 19:55 WIB
Meski Disebut Saham Blue Chips, Sektor Berikut Ini Banyak Tantangan

AKURAT.CO, Meskipun masuk dalam daftar indeks LQ45, namun pergerakan saham dari sejumlah sektor saham-saham blue chip itu tetap memiliki banyak tantangan. Meskipun emiten-emiten tersebut memiliki kinerja yang positif.

"Ada beberapa dari sektor semen juga masuk LQ45, cukup berat, sektor properti juga masih cukup berat untuk kinerja positif," ujar Head of Research Reliance Securities Robertus Yanuar Hardy di Gedung BEI Jakarta, Senin (14/8).

Robert menjelaskan, penekanan juga akan terjadi pada sektor konstruksi meskipun beberapa emiten konstruksi menunjukkan kinerja yang baik. Dari mulai pertumbuhan laba emiten seperti Wijaya Karya, Adhi Karya, PT PP dan Waskita Karya cukup positif tetapi harga sahamnya belum dapat bergerak.

"Dari harga terbawahnya itu juga kita nantikan aja bagaimana komitmen dari pemerintah, untuk menunjukkan harga," imbuhnya.

Menurutnya, proyek-proyek seperti kereta cepat yang dipegang Wijaya Karya dengan konsorsium dari China yang masih bermasalah dengan pembebasan lahan. Kendati, dari segi Undang-Undang pemerintah sudah cukup kuat untuk terlebih dahulu merealisasikan pembangunan proyek tersebut turut memberikan sentimen bagi saham konstruksi.

"Tapi sepertinya pemerintah tidak mau seperti itu. Karena mungkin tahun depan mau kampanye jadi mau jaga citra juga," tegas dia.

Disisi lain, selain sektor properti dan konstruksi yang juga turut menerima tantangan yakni sektor konsumer.

"Kalau yang sektor berhubungan dengan konsumer terutama rokok, itukan sebenarnya masih banyak tantangan dari peluangnya. Jadi ini tantangannya dan ini harus dijawab dulu rekomendasinya bisa jadi berubah," tandasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A