Akurat Logo

Indonesia Krisis Profesi Akuntan Publik

Khaerul S | 13 April 2017, 19:57 WIB
Indonesia Krisis Profesi Akuntan Publik

AKURAT.CO, Kantor Akuntan Publik (KAP) Pieters Uways menilai, profesi akuntan tengah menghadapi krisis yang cukup pelik. Seiring banyak generasi muda yang tidak berkeinginan untuk menjadi seorang akuntan.

"Profesi ini menyedihkan sekali, mereka pada lari ke perusahaan-perusahaan. Pada tidak mau jadi akuntan publik," papar Pieters di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/4).

Bahkan, kata Pieters, banyak mahasiswa lulusan ekonomi dari perguruan tinggi ternama, baik negeri maupun swasta. Lebih memilih bekerja di perusahaan besar, dibandingkan berprofesi sebagai akuntan.

"Apa gunanya universitas negeri, STAN, dan swasta yang jadi jurusan akuntansi. Tapi tidak m au jadi akuntan," jelas dia.

Menurutnya, jumlah akuntan di dalam negeri masih relatif kecil bila dibandingkan dengan yang bekerja sebagai lawyer.

"Ada 35.000 lawyer, sedangkan akuntan yang teregister sebagai akuntan publik hanya 950 orang. Sinting kan ini!" serunya.

Disisi lain, sambung dia, sejauh ini KAP memerlukan waktu yang cukup panjang bila ingin mendapatkan hasil pengauditan yang maksimal. Mengingat banyaknya kantor perwakilan BPK di seluruh tanah air, yang harus dilakukan pemeriksaan intensif.

"Waktu yang optimal adalah 90 hari. Maka jika sekarang hanya diberikan waktu untuk mengaudit hanya 45 hari, kalian jangan menuntut kualitas," tandasnya.

KAP Pieters dalam paparan di hadapan Komisi XI DPR RI menyatakan miris dengan penyelenggaraan fit and proper test KAP untuk mengaudit BPK. Pasalnya, penyelenggaraan ini dilakukan dalam waktu singkat.

Dengan banyaknya kantor perwakilan BPK di daerah, maka paling tidak, diperlukan waktu 90 hari supaya penyelenggaraan audit berjalan optimal. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A