Waspada Euforia, Investor Diminta Tetap Rasional Hadapi Lonjakan Bitcoin

AKURAT.CO Lonjakan harga Bitcoin yang menembus USD123.000 pada 14 Juli 2025 lalu memicu euforia di kalangan investor.
Namun, pelaku pasar kripto dalam negeri mengingatkan agar investor tetap bijak dalam mengambil keputusan investasi, terutama di tengah volatilitas tinggi aset digital.
Menurut Vice President Indodax, Antony Kusuma, menyebutkan bahwa harga yang tinggi bukan jaminan keuntungan. Strategi investasi yang disiplin dan terukur tetap menjadi kunci.
“Harga tinggi bukan berarti kita harus buru-buru ikut euforia. Gunakan strategi yang aman seperti dollar-cost averaging (DCA), agar risiko terkendali,” ujar Antony melalui keterangan tertulis, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga: Indodax Bukukan Volume Transaksi Rp15,24 Triliun, Kuasai 42,8 Persen Pasar Kripto per April 2025
Bitcoin, yang kini menjadi salah satu aset paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai USD3,67 triliun, telah melampaui valuasi perusahaan-perusahaan besar seperti Google.
Kenaikan ini dipicu oleh masuknya dana besar ke produk ETF Bitcoin spot, terutama dari investor institusi.
Data dari Farside Investors mencatat, pada satu hari perdagangan, ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk sebesar USD1,17 miliar.
Hal ini menjadi arus masuk harian terbesar kedua dalam sejarah ETF kripto, dengan iShares Bitcoin Trust (BlackRock) dan Wise Origin Bitcoin Fund (Fidelity) sebagai kontributor utama.
Meski prospek kripto dalam jangka panjang tampak menjanjikan berkat dukungan regulasi global dan pertumbuhan ETF, Antony menekankan bahwa risiko tetap harus diantisipasi.
Baca Juga: Kinerja Bitcoin di 2025 Ungguli Emas
“Kripto tetap mengalami fluktuasi ekstrem. Investor pemula harus paham bahwa potensi keuntungan besar selalu diiringi risiko besar pula,” tegasnya.
Dengan permintaan yang melampaui suplai dan dukungan institusional yang kuat, harga Bitcoin diprediksi bisa terus naik. Namun, investor diingatkan agar tidak terjebak pada hype dan tetap menjaga portofolio tetap sehat dan seimbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







