Situs Pintar BI Masih Error Hingga Pukul 15.00 WIB, Warganet Geruduk Medsos Bank Indonesia

AKURAT.CO Warganet dibuat geram lantaran situs Pintar BI (https://pintar.bi.go.id), layanan resmi Bank Indonesia untuk pemesanan penukaran uang baru jelang Lebaran 1446 H, masih mengalami gangguan hingga pukul 15.00 WIB.
Sejak pagi hari ini, Minggu (16/3/2025) banyak pengguna mengeluhkan sulitnya mengakses situs tersebut, sementara jadwal pendaftaran penukaran uang baru disebut hari yang sama akan kembali dibuka.
Sejumlah warganet meluapkan kekesalannya di media sosial, terutama di akun resmi Instagram Bank Indonesia. Mereka menuntut penjelasan terkait error yang terjadi dan meminta BI segera memperbaiki layanan ini.
Baca Juga: Menu Kas Keliling di Laman PINTAR BI Menghilang, Penukaran Uang Baru Tertunda
Warganet dengan nama akun @putrapra***_ meminta agar Bank Indonesia tidak perlu menggunakan sistem digital untuk penukaran uang baru jika memang masih belum siap.
"Kalau belum siap digitalisasi jgn sok basis online lah", katanya geram.
Warganet yang lain juga menduga server Pintar BI error lantaran dijual oleh orang dalam ke masyarakat hingga mendapatkan keuntungan.
"Server down dipake ordal terus dijual ke masyarakat untung banyak, sesuai namanya pintar," komentar akun Instagram @avantino*******
Warganet dengan akun Instagram @nurul.**** juga meminta Bank Indonesia mengevaluasi sistem karena tidak ramah kepada masyarakat.
"Kayanya perlu di evaluasi ini sistemnya, sangat sulit dan tidak ramah," tulisnya dengan emot sedih.
Hingga berita ini ditulis, pihak Bank Indonesia belum memberikan penjelasan resmi terkait kendala yang terjadi.
Baca Juga: Situs PINTAR BI Penukaran Uang Tidak Bisa Diakses, Bank Indonesia Diharapkan Segera Memperbaiki
Beberapa pengguna yang berhasil masuk ke situs juga mengeluhkan proses yang lambat dan sering error di tahap akhir pemesanan.
Beberapa pengguna yang lain mengeluhkan soal terbatasnya kuota penularan uang baru yang disediakan oleh Bank Indonesia.
Dengan semakin dekatnya Idulfitri, banyak masyarakat berharap agar layanan ini segera normal kembali agar mereka bisa mendapatkan uang baru untuk tradisi berbagi THR.
Warganet pun menuntut respons cepat dari pihak BI agar mereka tidak sampai menukar di penukaran tidak resmi di pinggir jalan yang marginnya sangat besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen









