Momen IYC, Menkop Optimis Koperasi RI Banyak Gebrakan di 2025
Demi Ermansyah | 19 Desember 2024, 22:32 WIB

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM (Menkop), Budi Arie Setiadi menegaskan komitmennya untuk mendorong koperasi menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan penetapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2025 sebagai International Year of Cooperatives (IYC) atau Tahun Koperasi Internasional.
Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Induk KUD Indonesia ke-44, Menkop menyebut tahun tersebut sebagai momentum kebangkitan koperasi di Indonesia. “Saya berharap koperasi sepanjang 2025 mampu membuat gebrakan dan benar-benar mewarnai Tahun Koperasi Internasional. Ini saatnya koperasi Indonesia bangkit,” ujar Budi Arie dalam acara yang bertajuk 'Solid, Bersatu, Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045', Kamis (19/12/2024).
Untuk mewujudkan visi ini, tambah Budi, Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah menyiapkan strategi, termasuk melakukan simulasi dan analisis landscape sosial, politik, dan ekonomi domestik. Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem koperasi yang lebih berkeadilan.
Baca Juga: Menkop Gandeng HIPPI Perkuat Peran Koperasi
Menurut Budi Arie, kontribusi koperasi di berbagai negara maju dapat mencapai 30% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), khususnya dari sektor pertanian. “Koperasi harus menjadi gairah baru bagi masyarakat, sekaligus pilihan utama negara dalam mendukung perekonomian nasional, bersama sektor swasta dan BUMN,” tegasnya.
Untuk meningkatkan peran koperasi, Kemenkop akan memperbesar skala koperasi menjadi super induk dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM). Presiden Prabowo Subianto juga telah menetapkan kemandirian ekonomi rakyat dan kedaulatan pangan sebagai visi utama pemerintah.
Menkop juga menyoroti pentingnya peran koperasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi menjadi rantai pasok utama penyediaan bahan pangan seperti susu, sayur, dan telur. Program ini dipandang sebagai bentuk kontribusi nyata koperasi dalam mendukung pembangunan nasional. “Kami sudah memiliki ratusan koperasi yang siap berkolaborasi dalam program ini. Saat ini kami terus melakukan simulasi untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Budi Arie.
Dengan langkah-langkah tersebut, ucap Budi, koperasi diharapkan mampu memenuhi harapan pemerintah sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 2Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 3Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 4Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 5Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 6Prediksi Skor Leipzig vs Man City 5 November 2026: Haaland Jadi Ancaman, The Citizens Diunggulkan
- 7Prediksi Skor AEK Athena vs Real Madrid 5 November 2026: Los Blancos Bidik Kemenangan Keempat
- 8Saham BBCA Tertekan Isu MSCI, Peluang Akuisisi DBS Group Mulai Jadi Perbincangan
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









