AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat sebesar 0,48% ke level 7.195,565 pada pekan ini (18—22 November 2024), dari 7.161,258 pada pekan sebelumnya.
Namun, beberapa indikator lain menunjukkan penurunan, seperti rata-rata nilai transaksi harian yang berkurang 19,17% menjadi Rp9,93 triliun dari Rp12,28 triliun pada minggu sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian juga turun sebesar 37,82% menjadi 19,89 miliar lembar saham. Meski demikian, investor asing tetap menunjukkan minat yang kuat dengan total nilai beli bersih sepanjang tahun sebesar Rp25,46 triliun, meskipun pada hari terakhir pekan ini tercatat nilai jual bersih sebesar Rp353,68 miliar.
Baca Juga: Akhiri Pekan, IHSG Nanjak ke 7.195,56 Ditopang Sektor Teknologi
Pada pekan ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatat sejumlah emisi obligasi. Pada 20 November 2024, BEI menjadi tuan rumah dua pencatatan penting di pasar obligasi. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 resmi dicatatkan, mendapatkan peringkat tertinggi AAA dari PEFINDO. Obligasi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap kelayakan kredit perusahaan, dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Selain itu, BEI juga mencatat Obligasi Berkelanjutan II Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2024 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2024, masing-masing dengan peringkat AAA Syariah dari PEFINDO. Kedua instrumen ini menunjukkan komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mendukung pembiayaan berbasis syariah, dengan PT Bank Mega Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Wali Amanat.
Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang dicatatkan di BEI sepanjang 2024 mencapai 124 emisi dari 65 emiten dengan nilai mencapai Rp115,74 triliun. Akumulasi total emisi di BEI kini berjumlah 592 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp469,02 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap instrumen ini.
Selain perkembangan obligasi, BEI juga menggelar acara Ring the Bell for Climate, bagian dari kampanye global World Federation of Exchange (WFE) yang bertepatan dengan Conference of Parties (COP) ke-29 di Baku, Azerbaijan.
Acara ini menjadi simbol komitmen BEI dalam mendukung langkah-langkah mitigasi perubahan iklim, sekaligus memperkuat perannya sebagai bursa yang mendukung agenda keberlanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









