Akurat Logo

Bos OJK Sebut Trump Bawa Dinamika Baru di Pasar Kripto

Demi Ermansyah | 12 November 2024, 18:22 WIB
Bos OJK Sebut Trump Bawa Dinamika Baru di Pasar Kripto

AKURAT.CO Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengomentari terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat yang baru. 

Di mana dirinya menilai adanya perubahan yang sangat signifikan dari Trump, yang dahulunya skeptis terhadap kripto, kini Trump justru mendukung teknologi tersebut. 
 
“Investor dan venture capital sekarang punya selera dan kapasitas yang berbeda dibanding lima tahun lalu. Apalagi, minggu lalu di Amerika, ada tokoh yang tadinya skeptis, kini jadi pendukung kripto dan terpilih sebagai Presiden AS," ujarnya saat menjadi keynote speech di acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2024 di Mall Kota Kasablanka, Selasa (12/11/2024). 
 
 
Mahendra menilai kemenangan Trump bisa membawa dinamika baru di sektor kripto global, mengingat pengaruh besar Amerika Serikat di pasar dunia. "Ini tentu akan jadi game changer untuk seluruh pemangku kepentingan, industri, dan regulator internasional," tambahnya.
 
Tak hanya itu saja, dirinya juga menyoroti pentingnya respons yang tepat dari regulator dan pelaku industri di Indonesia terhadap perubahan ini. 
 
Sebab, lanjutnya, dengan kondisi yang sangat dinamis, baik dari sisi geopolitik maupun sektor riil, inovasi teknologi digital dan perkembangan politik AS akan punya dampak besar.
 
Oleh karena itu OJK saat ini sudah berada di jalur yang tepat dalam mengatur dan mengawasi sektor ini, dengan dukungan regulasi Indonesia yang mendorong inovasi keuangan digital sebagai masa depan sektor keuangan. Meski begitu, OJK tetap mengedepankan pengelolaan risiko. 
 
“Kita beroperasi dalam kerangka regulasi yang mengutamakan manajemen risiko, tata kelola yang baik, dan kepatuhan,” paparnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.