BI Ajak Masyarakat Belanja Untuk Bantu Ekonomi, Simak 5 Tips Mencetak Penghasilan Tambahan
Hefriday | 3 Oktober 2024, 16:58 WIB

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) baru-baru ini mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk lebih banyak berbelanja hingga akhir tahun ini. Hal ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5% pada tahun 2024.
Manajer Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Farisan Aufar, menjelaskan bahwa peningkatan belanja masyarakat berperan krusial dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. “Konsumsi masyarakat masih menjadi mesin utama dalam pertumbuhan ekonomi RI,” tegas Farisan baru-baru ini.
Dalam konteks ini, masyarakat bisa melihat peluang untuk memperbesar penghasilan mereka dengan memanfaatkan kesempatan yang ada. Farisan mendorong masyarakat untuk lebih banyak spending [berbelanja] karena dengan berbelanja, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga turut berkontribusi pada perekonomian nasional.
Farisan juga menyatakan bahwa masyarakat perlu optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dukungan dari kebijakan moneter BI dan kebijakan fiskal pemerintah diharapkan dapat memperbaiki situasi ekonomi.
“Kami harap masyarakat perlu optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah cukup baik dan akan tumbuh lebih baik lagi kedepan,” ujarnya.
Namun, meski ada peluang, Farisan mengingatkan bahwa pada semester II-2024, BI mewaspadai dampak rambatan konflik global yang mungkin mempengaruhi perekonomian domestik. Oleh karena itu, masyarakat perlu bijak dalam merencanakan belanja dan investasi mereka untuk menjaga stabilitas keuangan.
Namun, meski ada peluang, Farisan mengingatkan bahwa pada semester II-2024, BI mewaspadai dampak rambatan konflik global yang mungkin mempengaruhi perekonomian domestik. Oleh karena itu, masyarakat perlu bijak dalam merencanakan belanja dan investasi mereka untuk menjaga stabilitas keuangan.
Mengutip berbagai sumber, Kamis (3/10/2024), berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbesar penghasilan untuk bisa merespons imbauan BI:
1. Berinvestasi dalam Produk Lokal
Masyarakat bisa mendukung pertumbuhan ekonomi dengan membeli produk lokal. Selain membantu perekonomian, membeli produk lokal sering kali lebih murah dan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha kecil di sekitar kita.
2. Meningkatkan Aktivitas Usaha Kecil
2. Meningkatkan Aktivitas Usaha Kecil
Bagi yang memiliki usaha kecil, meningkatkan aktivitas dan promosi produk dapat menjadi cara untuk menarik lebih banyak pelanggan. Memanfaatkan media sosial untuk beriklan atau memberikan diskon menarik dapat meningkatkan volume penjualan.
3. Menjadi Reseller atau Dropshipper
3. Menjadi Reseller atau Dropshipper
Bagi yang tidak memiliki usaha sendiri, menjadi reseller atau dropshipper produk-produk lokal bisa menjadi alternatif. Dengan cara ini, individu bisa mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan tanpa harus memproduksi barang sendiri.
4. Mengikuti Pelatihan Keterampilan
Masyarakat dapat mencari pelatihan atau kursus untuk meningkatkan keterampilan mereka. Keterampilan baru bisa membuka peluang kerja yang lebih baik dan meningkatkan penghasilan.
5. Mencari Investasi yang Menguntungkan
5. Mencari Investasi yang Menguntungkan
Dengan meningkatnya belanja masyarakat, ada banyak peluang investasi yang bisa dimanfaatkan, seperti investasi di saham atau reksa dana yang berfokus pada sektor-sektor yang diuntungkan oleh pertumbuhan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 7India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 8Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








