Bank DKI dan UNS Bangun Sinergi, Dukung Penyelenggaraan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

AKURAT.CO Bank DKI menjalin kerja sama untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Sebelas Maret (UNS).
Kerja sama ini ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini, bersama Rektor UNS, Chatarina Muliana, di Kampus UNS, Surakarta, pada Jumat (14/6/2024).
Acara tersebut juga turut dihadiri Komisaris Utama Bank DKI, Bahrullah Akbar, sejumlah pejabat Bank DKI setingkat vice president, serta wakil rektor dan direktur UNS.
Baca Juga: Selamatkan Marwah Partai, PPP Perlu Gelar Muktamar Luar Biasa
MBKM yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi merupakan program yang mendorong perguruan tinggi untuk bermitra dengan perusahaan, demi memudahkan akses praktik kerja maupun magang mahasiswa.
Melalui kerja sama ini, Bank DKI memberi dukungan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat hingga pengembangan sumber daya manusia bagi civitas akademika UNS.
Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini, menyampaikan, Bank DKI menaruh perhatian serius terhadap dunia pendidikan.
Baca Juga: Tukar Sampah Jadi Cuan, Pegadaian Ajak Masyarakat Bantar Gebang Memilah Sampah Menabung Emas
Dengan turut mendukung berbagai program pengembangan pendidikan di Indonesia.
"Bank DKI sangat antusias dengan kerja sama yang terjalin dan percaya bahwa sinergi antara dunia perbankan dan akademisi merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Bank DKI untuk terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan inovatif," paparnya.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan, dengan kerja sama ini diharapkan mahasiswa UNS dapat memperoleh pengalaman praktis yang berharga di dunia perbankan.
Sementara bagi Bank DKI, hal ini merupakan wujud kontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Baca Juga: Honor Atlet Pelatda DKI di Bawah UMR, Pj Gubernur Heru Budi Diminta Lebih 'Melek'
"Kerja sama ini juga diharapkan dapat menciptakan sinergi antara dunia akademis dan industri, sehingga dapat mengembangkan inovasi dan program baru yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional," jelas Arie dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (16/4/2024).
Wujud dukungan Bank DKI di bidang pendidikan juga tercermin di antaranya sebagai fasilitator penyaluran Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Bantuan Operasional Sekolah dan Bantuan Operasional Pendidikan.
Lalu pengelolaan dana berbagai lembaga pendidikan serta penerapan digital banking melalui aplikasi JakOne Mobile, JakOne Pay, Cash Management System dan berbagai layanan perbankan lainnya.
Lebih dari itu, Bank DKI juga telah meluncurkan program Student Loan, yaitu pinjaman untuk pembiayaan uang kuliah dengan skema multiguna.
Bertujuan memberi solusi keuangan yang terjangkau dan mudah diakses bagi mahasiswa.
Terbaru, Bank DKI telah bekerja sama dengan Universitas Gunadarma, dan saat ini sedang dalam proses inisiasi dengan Universitas Padjajaran, STIA LAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Nasional dan sejumlah perguruan tinggi terkemuka lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







