Laba Bersih SMI di 2023 Susut 3,7 Persen Jadi Rp2,08 T

AKURAT.CO PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mencatatkan kontraksi 3,7% laba bersih menjadi Rp2,08 triliun di 2023, dari Rp2,16 triliun di 2022.
Chief Financial Officer SMI, Darwin Djajawinata mengatakan kontraksi laba bersih seiring divestasi salah satu anak perusahaan, yaitu Jasamarga Semarang Batang (JSB) pada 2022.
Adapun dari sisi aset perusahaan, susut dari Rp117,3 triliun menjadi Rp115 triliun seiring program pemulihan pemerintah yang berakhir pada 2022. Meskipun demikian, perusahaan tetap konservatif dan melakukan pencadangan yang signifikan.
Baca Juga: DBS Salurkan Pinjaman Sindikasi Keberlanjutan Rp10,6 T Ke SMI
"Kinerja selama 2023 cukup baik jika dibanding tahun 2022, tidak terlalu baik karena tahun politik," katanya dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Ditambahkan Darwin, aktivitas pembiayaan dan investasi pada pembangunan proyek infrastruktur mencapai Rp727,3 triliun pada tahun 2023.
Selanjutnya, PT SMI mencatat pertumbuhan income 21,4% dari Rp3,1 triliun pada 2022 menjadi Rp3,8 triliun pada 2023. Sementara pendapatan kotor tumbuh sebesar 22,8% pada 2023, yakni dari Rp6,2 triliun menjadi Rp7,6 triliun. Pada Desember 2023, total ekuitas SMI menyentuh Rp2,59 triiun.
Adapun komitmen pembiayaan di sepanjang 2023 mencapai Rp137,7 triliun, dengan angka outstanding pembiayaan dan investasi senilai Rp91,3 triliun. Sementara gross disbursement perseroan tercatat sebesar Rp15,3 triliun, yang terdiri dari disbursement ke badan usaha senilai Rp15 triliun dan ke pemerintah daerah sebesar Rp255 miliar
Pendapatan bunga bersih (NII) perserpan mencapai 18,44%. Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp2,48 triliun.
Rasio keuangan lainnya juga menunjukan kesehatan perusahaan yang kuat, seperti ROE mencapai 21,05%, ROA sebesar 5,17%, DER mencapai 1,80%, dan CER sebesar 3,77%.
Meskipun laba bersih mengalami penurunan sebagian akibat investasi pada tahun 2022, Djajawinata optimis akan peningkatan keberlanjutan perusahaan di masa mendatang.
Memasuki 2024, PT SMI akan meningkatkan portfolio pada sektor-sektor ekspansi dan terdepan seperti air, kesehatan, dan pengelolaan sampah hingga penguatan transformasi publik melalui program loan, strategi pembiayaan publik dengan klasterisasi, serta penguatan kapasitas riset melalui SMI Institute.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









