Akurat

IHSG Hari Ini Ditaksir Konsolidasi Wajar di Kisaran 7.272-7.403

M. Rahman | 20 Maret 2024, 10:18 WIB
IHSG Hari Ini Ditaksir Konsolidasi Wajar di Kisaran 7.272-7.403

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditaksir bakal konsolidasi wajar di kisaran 7.272-7.403 pada perdagangan Rabu, 20 Maret 2024.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan menjelang rilis tingkat suku bunga pada hari ini disinyalir masih belum terdapat perubahan, sedangkan perkembangan pola gerak IHSG terlihat masih akan berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi kenaikan terbatas.

Ditambahkan William, melihat dari sisi capital inflow secara ytd masih menunjukkan minat investasi yang cukup besar ke dalam pasar modal Indonesia, sedangkan dari sisi fundamental perekonomian juga masih memperlihatkan kestabilan melihat dari data perekonomian yang telah terlansir.

Baca Juga: IHSG Nanjak 0,14 Persen ke 7.338,162 di Sesi I

"Faktor faktor tersebut yang menopang pertumbuhan IHSG baik dalam jangka pendek-menengah maupun panjang, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan investasi bagi investor untuk dapat masuk berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia," ujar William dikutip Rabu (20/3/2024).

William merekomendasikan sejumlah menu saham yang patut diperhitungkan hari ini, termasuk BBCA, TLKM, BBNI, ICBP, AKRA, ASII, KLBF dan BSDE.

Sebelumnya IHSG bergerak menguat sepanjang hari Selasa kemarin hingga ditutup naik 0,5% ke level 7.336,7 ditopang oleh saham-saham perbankan. Namun sayang volume perdagangan di pasar justru sedikit turun menjadi hanya sebesar Rp8 triliun di luar transaksi negosiasi.

Para investor tampak berhati-hati memasuki pasar menunggu katalis baru baik dari dalam maupun luar negeri. Sementara itu JII bergerak senada dengan IHSG dan ditutup naik 0,4% ke level 524,6.

Sementara pasar obligasi relatif sepi hari Selasa kemarin dimana para investor cenderung melakukan aksi tunggu jelang rapat FOMC di US malam nanti. Pemerintah menyelenggarakan lelang obligasi sukuk negara dengan target indikatif sebesar Rp12 triliun dan berhasil menyerap sesuai target indikatif dari total Rp21,07 triliun permintaan yang masuk ke Pemerintah.

Indeks obligasi IBPA ditutup flat 0,01% pada level 370,6.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa