Akurat Logo

Laba dan Kredit BNI Tumbuh di 2023, DPR Kembali Apresiasi

M. Rahman | 13 Februari 2024, 20:04 WIB
Laba dan Kredit BNI Tumbuh di 2023, DPR Kembali Apresiasi

AKURAT.CO Kinerja moncer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI di tahun 2023 lalu kembali diapresiasi.

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengaku turut senang bank pelat merah satu ini berhasil mencetak laba sebesar Rp20,9 triliun di 2023 atau tumbuh 14,2% secara tahunan.

Adapun kredit yang disalurkan di 2023 tembus Rp695,08 triliun atau tumbuh 7,6% secara tahunan. Sepanjang periode 2020-2023, BNI mampu mencatat rerata pertumbuhan kredit 7,9% per tahun.

Menurutnya, capaian ini penting mengingat BNI menjadi salah satu lokomotif atau mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami mengapresiasi BNI atas capaian di 2023 mengingat BNI sebagai lokomotif atau motor perekonomian bangsa. Harapannya agar tetap juga memperhatikan porsi kredit UMKM ke depan," kata Herman kepada Akurat.co, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Fokus BNI sebagai Bank Digital Dapat Apresiasi

Di satu sisi, Herman turut menyambut kenaikan harga saham BBNI ke level tertinggi baru atau all time high (ATH). Harga saham bank KBMI IV ini melesat 3,48% dan ditutup di level Rp5.950 pad perdagangan Senin (12/2/2024).

"Itu pasti terkorelasi dari kinerja 2023 yang positif sehingga bagus perspektifnya para investor dan sahamnya menguat. Ini bagus untuk menguatkan permodalan BBNI untuk akselerasi pengembangan ke depan. Harus tetap kredibel dan prudent," ujar Herman.

Ditambahkan, BNI juga diharapkan terus meningkatkan kinerja overseas banking dengan menjangkau negara-negara yang banyak dihuni TKI atau pekerja migran Indonesia seperti Arab Saudi, Malaysia, Taiwan dan Hongkong.

"Agar semakin menjembatani transaksi mereka, mengurangi peredaran uang yang selama ini lewat jasa pengiriman," imbuh Herman.

Sebelumnya Direktur Wholesale & International Banking BNI, Silvano Winston Rumantir mengatakan BNI terus mencatatkan pertumbuhan kredit di kantor luar negeri (KLN) yang positif.

Hingga kuartal lll-2023, BNI telah menyalurkan kredit sebesar Rp21,77 triliun atau tumbuh 10,8% secara tahunan (YoY).

Menurut Silvano, capaian ini merupakan bagian dari posisi perseroan sebagai bank dengan mandat global.

"Kami sangat bersyukur di mana KLN BNI telah mampu mencatatkan kredit yang baik sehingga mampu memberi dorongan pada kinerja BNI Group. Kami optimis tren kredit ini akan terus tumbuh positif," ungkap Silvano.

Silvano memaparkan, beberapa strategi yang dilakukan oleh BNI untuk meningkatkan kredit KLN di antaranya melakukan akuisisi group usaha, supplier, buyer debitur BNI Kantor Pusat.

Kemudian perseroan juga semakin aktif berpartisipasi dalam kredit sindikasi Top Tier.

Selain itu, perseroan juga menyediakan pembiayaan skema khusus supply chain financing serta pembiayaan terhadap investment grade Non Indonesian Related.

"Kami memiliki total 7 Kantor Luar Negeri (KLN) yang saat ini telah tersebar di London, New York, Seoul, Singapura, Tokyo, Hongkong, hingga Amsterdam yang terus proaktif membangun ekosistem bisnis, serta diaspora untuk mendukung kinerja berkelanjutan," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa