LPEI Gandeng Asuransi Asei Berikan Asuransi Pengangkutan Laut ke Eksportir

AKURAT.CO Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menggandeng Asuransi Asei Indonesia dan memberikan fasilitas co-insurance marine cargo. Kolaborasi kedua pihak merupakan upaya penguatan ekosistem ekspor serta bukti komitmen dalam memberikan dukungan kepada pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan penetrasi pasar ekspor.
Marine cargo insurance atau asuransi pengangkutan laut sendiri merupakan asuransi yang menjamin atau mengcover kerugian atau kehilangan atas barangbarang selama pengiriman melalui jalur laut, udara, atau darat.
Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U. Norhadi mengatakan kedua pihak telah menkeen MoU atau nota kesepahaman terkait penyaluran kegiatan bisnis dan perjanjian kerja sama (PKS) co-insurance Marine Cargo.
Baca Juga: Bank Permata Gandeng LPEI Kerja Sama Cofinancing
Kolaborasi keduanya merupakan sinergi BUMN, dimana LPEI merupakan special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan RI dan Asuransi Asei Indonesia, anak perusahaan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) yang berada di bawah supervisi Kementerian BUMN.
"Dukungan kepada eksportir melalui fasilitas co-insurance Marine Cargo akan mendorong pelaku usaha tidak takut untuk melakukan ekspor, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia melalui kontribusi dalam penerimaan devisa, penerimaan pajak, serta memberikan multiplier effect bagi industri dalam negeri," ujar Maqin dikutip Sabtu (30/12/2023).
Senada, Direktur Utama Asuransi Asei Indonesia, Achmad Sudiyar Dalimunthe menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menggabungkan kapasitas yang dimiliki perusahaan untuk mendorong ekspor nasional. "Terima kasih kepada LPEI yang telah mendukung Asuransi Asei Indonesia. mudah-mudahan ini awal yang baik untuk memperkuat kerja sama kita sehingga kita bisa berperan untuk memajukan ekspor indonesia," imbuh Achmad.
Menurut Achmad, sebagai government agent untuk mengembangkan ekspor, Asuransi Asei Indonesia terus berupaya menciptakan ekosistem ekspor yang terintegrasi.
Asuransi Asei Indonesia banyak melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, OJK, dan asosiasi bisnis dengan tujuan menciptakan sinergi yang memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelaku ekspor, mulai dari persiapan hingga transaksi di luar negeri, dengan memanfaatkan mekanisme asuransi ekspor.
Asuransi Asei Indonesia berharap ekspor Indonesia dapat berkembang lebih pesat, mengurangi keraguan, dan meningkatkan kepercayaan eksportir dalam bertransaksi dagang internasional. Sinergi ini merupakan salah satu cara negara hadir untuk melakukan perlindungan ekspor kepada eksportir Indonesia.
Tercatat hingga 30 November 2023, solusi asuransi ekspor yang telah disediakan oleh LPEI mencapai Rp11 triliun melalui fasilitas Trade Credit Insurance (TCI) dan Marine Cargo Insurance (MCO).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







