Akurat Logo

Biar Cuan Di Masa Depan, Ini Tips Mengatur Investasi Anak SMA

Eko Krisyanto | 22 September 2023, 11:31 WIB
Biar Cuan Di Masa Depan, Ini Tips Mengatur Investasi Anak SMA

AKURAT.CO Investasi bukan lagi khusus untuk para ahli keuangan atau orang dewasa. Bagi siswa SMA juga punya kesempatan untuk memulai perjalanan investasi dengan benar.

Faktanya, ini adalah langkah yang sangat baik karena dapat meningkatkan potensi mencapai kebebasan finansial di masa depan.

Namun, penting diingat bahwa mengelola uang untuk investasi memerlukan disiplin dan pemahaman yang solid.

Mari terapkan saran berikut jika kamu tertarik untuk memasuki dunia investasi meski masih bersekolah tingkat SMA.

Baca Juga: Begini Hukum Investasi Dalam Islam

1. Atur uang jajan 

Siswa SMA umumnya menerima uang saku harian. Meskipun jumlahnya tidak besar kamu dapat mengelolanya dengan bijak. Contohnya, alokasikan 50 persen dari uang saku untuk disimpan serta bawa bekal dari rumah agar bisa lebih hemat. Selain itu, manfaatkan transportasi umum yang lebih ekonomis.

Tabunglah uang tersebut hingga mencapai jumlah yang cukup untuk memulai investasi. Disarankan untuk memilih instrumen investasi dengan modal kecil seperti reksa dana atau logam mulia. Dalam reksa dana kamu bahkan dapat memulai investasi dengan hanya Rp100 ribu.

2. Buat rencana investasi yang jelas

Setelah memahami berbagai pilihan investasi, buatlah rencana investasi yang sesuai dengan tujuan dan toleransi risikomu. Rencana ini harus mencakup alokasi aset yaitu seberapa banyak uang yang akan kamu investasikan ke dalam saham, obligasi atau instrumen lainnya.

Ingatlah bahwa diversifikasi, atau penyebaran investasi ke berbagai aset, dapat membantu mengurangi risiko. Analoginya jika kamu menyimpan semua telur yang kamu punya di satu keranjang maka semua akan pecah apabila keranjangnya jatuh. Namun hal ini bisa dihindari jika kamu menyebar telurnya di keranjang berbeda.

Baca Juga: 6 Investasi Yang Tepat Untuk Menjadi Tabungan Biaya Pendidikan Anak, Jangan Ditunda-Tunda

3. Pahami konsep dasar investasi

Sebelum memulai investasi, luangkan waktu untuk belajar tentang berbagai jenis investasi dan risikonya. Pahami juga konsep dasar seperti bunga, dividen dan bagaimana pasar keuangan beroperasi.

Jangan ragu untuk bertanya kepada orang yang berpengalaman atau mencari sumber-sumber belajar online yang kredibel. Semakin banyak tahu semakin baik kamu dapat mengambil keputusan investasi yang cerdas.

4. Tentukan tujuan investasi

Tentukan tujuan investasimu. Apakah kamu ingin mengumpulkan uang untuk pendidikan kuliah, membeli kendaraan atau pensiun dini. Mengetahui tujuan akan membantu kamu merencanakan investasi dengan lebih baik.

Misalnya, jika tujuanmu jangka pendek seperti jalan-jalan, kamu bisa memilih instrumen investasi yang lebih likuid seperti deposito atau reksa dana pasar uang. Sementara jika tujuan jangka panjang seperti kuliah di luar negeri, kamu bisa mempertimbangkan saham

5. Pilih instrumen investasi dengan risiko rendah

Bagi anak SMA yang baru mulai terjun ke dunia investasi, investasi yang memiliki risiko rendah atau low risk lebih disarankan. Sebab, kamu masih harus mempelajari dan memahami seluk beluk dunia investasi secara menyeluruh sebelum berani mengambil risiko yang lebih tinggi.

Meski keuntungannya lebih kecil, tetapi investasi jenis ini lebih stabil dan aman. Ini mengurangi kemungkinan kamu mengalami kerugian yang besar. Contoh investasi low risk yang bisa dicoba di antaranya reksa dana, obligasi, logam mulia dan deposito. (Ridho Hatmanto)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK