Sedia Payung Sebelum Hujan, Berikut 4 Tips Memilih Asuransi Rumah

AKURAT.CO Pernahkah Anda membayangkan, suatu saat rumah Anda rusak akibat bencana alam atau kemalingan? Percaya atau tidak, risiko tersebut selalu ada tanpa kenal waktu dan status sosial penghuninya.
Karena itu, penting bagi Anda untuk memiliki asuransi rumah. Sekarang, asuransi hunian mudah ditemukan. Banyak perusahaan yang menawarkan produk dengan premi murah. Namun, hati-hati; tidak semuanya memiliki kualitas tinggi.
Jadi, pilihlah asuransi rumah dengan tips-tips berikut ini.
1. Pertimbangkan Rekam Jejak Perusahaan Asuransi
Kecanggihan teknologi digital membuat segalanya semakin mudah, termasuk operasional perusahaan asuransi. Kini, Anda bisa menemukan secara cepat, perusahaan asuransi hunian yang melakukan promosi melalui web maupun iklan internet.
Agar tidak terjebak perusahaan abal-abal, coba cek kembali rekam jejaknya. Banyak cara untuk mencari info perusahaan tersebut. Semisal, lewat teman yang pernah menggunakan jasa asuransi dan melalui testimoni para netizen.
Cara paling sederhana, periksa tanggal berdiri dan legalitas korporasi. Jika sudah lama berdiri, biasanya perusahaan asuransi itu bisa dipercaya. Kemudian dari sisi legalitas, pastikan perusahaan asuransi mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
2. Memahami Isi Dokumen Polis
Membaca dokumen polis merupakan hal yang paling jarang dilakukan oleh penerima asuransi. Padahal, polis berisi poin-poin penting terkait hak dan kewajiban Anda sebagai tertanggung.
Jadi, periksa secara detail tiap pasal polis. Bagian paling krusial terletak pada ikhtisar. Bentuknya berupa surat pernyataan berjumlah 3—5 lembar.
Sementara itu, isi ikhtisar tersebut terdiri dari data pribadi tertanggung, data lengkap pemegang polis, jumlah uang pertanggungan, ruang lingkup jaminan, serta periode asuransi. Di situ juga tertulis jelas tentang biaya tambahan, dan premi.
3. Memiliki Prosedur Klaim yang Jelas
Meskipun tidak mengharapkan risiko pada hunian terjadi, Anda tetap harus memahami prosedur klaim. Pasalnya, perusahaan asuransi yang baik pasti memiliki langkah klaim yang jelas dan terstruktur.
Umumnya, klaim dilakukan dengan pengisian formulir permohonan. Jika Anda dianggap memenuhi syarat, formulir akan mendapatkan persetujuan. Sebaliknya, kalau tidak sesuai kriteria, Anda harus mengulangi pengajuan permohonan.
4. Bandingkan Nilai Pertanggungan dan Premi yang Dibayarkan
Nilai pertanggungan adalah nominal uang yang akan Anda terima setelah pengajuan klaim disetujui. Sementara premi, merupakan jumlah setoran wajib tiap bulan dari tertanggung. Premi dijadikan sebagai bukti keikutsertaan seseorang dalam program asuransi.
Saat memilih asuransi hunian, pastikan nilai pertanggungan yang Anda dapatkan seimbang dengan premi. Jangan sampai, jumlah premi besar, tetapi nominal uang pertanggungannya sedikit. Mengapa harus demikian?
Pertama, asuransi hunian bertujuan untuk memperbaiki rumah. Jika jumlah uang yang Anda terima tidak sesuai harapan, perbaikan bisa terhambat. Atau malah tak dapat diselesaikan dengan baik.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





