AKURAT.CO, Kantor Akuntan Publik (KAP) Pieters Uways menilai, profesi akuntan tengah menghadapi krisis yang cukup pelik. Seiring banyak generasi muda yang tidak berkeinginan untuk menjadi seorang akuntan.
"Profesi ini menyedihkan sekali, mereka pada lari ke perusahaan-perusahaan. Pada tidak mau jadi akuntan publik," papar Pieters di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/4).
Bahkan, kata Pieters, banyak mahasiswa lulusan ekonomi dari perguruan tinggi ternama, baik negeri maupun swasta. Lebih memilih bekerja di perusahaan besar, dibandingkan berprofesi sebagai akuntan.
"Apa gunanya universitas negeri, STAN, dan swasta yang jadi jurusan akuntansi. Tapi tidak m au jadi akuntan," jelas dia.
Menurutnya, jumlah akuntan di dalam negeri masih relatif kecil bila dibandingkan dengan yang bekerja sebagai lawyer.
"Ada 35.000 lawyer, sedangkan akuntan yang teregister sebagai akuntan publik hanya 950 orang. Sinting kan ini!" serunya.
Disisi lain, sambung dia, sejauh ini KAP memerlukan waktu yang cukup panjang bila ingin mendapatkan hasil pengauditan yang maksimal. Mengingat banyaknya kantor perwakilan BPK di seluruh tanah air, yang harus dilakukan pemeriksaan intensif.
"Waktu yang optimal adalah 90 hari. Maka jika sekarang hanya diberikan waktu untuk mengaudit hanya 45 hari, kalian jangan menuntut kualitas," tandasnya.
KAP Pieters dalam paparan di hadapan Komisi XI DPR RI menyatakan miris dengan penyelenggaraan fit and proper test KAP untuk mengaudit BPK. Pasalnya, penyelenggaraan ini dilakukan dalam waktu singkat.
Dengan banyaknya kantor perwakilan BPK di daerah, maka paling tidak, diperlukan waktu 90 hari supaya penyelenggaraan audit berjalan optimal. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla





